Suara.com - Menurut penelitian yang dilakukan Klinik Adiksi RSCM-Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (UI) pada 2019, sebanyak 31,4 persen remaja di Jakarta mengalami adiksi internet. Sementara itu, sebanyak 70 persennya menggunakan internet lebih dari 20 jam per minggu.
Ketergantungan anak-anak maupun remaja dan dewasa muda pada gawai akan mengurangi waktu interaksi mereka dengan lingkungan sosial, dan dalam jangka pangang berpotensi menggangu kondisi kejiwaan mereka.
Merespons kondisi tersebut Indonesia TIC membuka wadah untuk memberikan "jeda" sejenak terhadap adiksi pada internet maupun gawai melalui kegiatan yang dinamakan "BerKain". BerKain, yang merupakan berkumpul dan bermain merupakan kombinasi aktifitas fisik dan interaksi sosial yang bermuatan edukasi dan budaya.
Acara ini dilangsungkan di Taman Fatahillah dan Mula Kota Tua Jakarta, dengan menari bersama sambil mengenakan kain tradisional Indonesia. Kegiatan ini dimulai pukul 07.00 WIB, selama lebih kurang 30 menit.
Setelah BerKain, acara dilanjutkan dengan permainan tradisional, seperti layang-layang, engrang, lompat tali, dan congklak. Di dalam ruangan di Mula Coworking Space, pengunjung bisa mengikuti sejumlah workshop, mulai dari pembuatan keramik, soal kopi, sulam, dan fotografi.
Sesuai dengan namanya, Berkumpul dan Bermain, acara dikemas semenyenangkan mungkin bagi pengunjung dan terbuka untuk umum secara gratis. Namun untuk mengatur jumlah pengunjung, panitia pelaksana, Etty Tejalaksana meminta pengunjung yang akan hadir dalam acara BerKain mendaftar melalui formulir digital.
Ety menyebut, kendati mengajak pengunjung Kota Tua untuk bermain dan berkain, sejatinya ada misi lain yang disuarakan oleh panitia penyelenggara, yakni mempopulerkan penggunaan transportasi umum, baik untuk berwisata atau beraktivitas sehari-hari.
"BerKain merupakan event yang bertujuan untuk menyatukan masyarakat Jakarta dan sekitarnya yang sangat beragam. Caranya melalui pelestarian kain-kain tradisional Nusantara, yang dipadukan dengan pelestarian budaya dan sejarah Jakarta yang direpresentasikan melalui Kota Tua sebagai Kawasan Wisata Sejarah," kata Etty.
Etty optimistis, acara itu diminati warga Jakarta dan wisatawan Jakarta. Apalagi ada give away buat peserta dengan foto terbaik di Instagram.
Baca Juga: Survei APJII: Penetrasi Internet di Indonesia Tertinggi Ada di Jakarta
Berita Terkait
-
Peringati RIP Internet Explorer: Insinyur Software Korea Bikin Nisan Senilai Hampir Rp 5 Juta
-
Sri Mulyani: Akses Internet Tumbuh 63 Persen, Namun Masih Ada Ketimpangan
-
BI: Infrastruktur Internet Terbatas Jadi Kendala Digitalisasi UMKM
-
Penetrasi Internet Indonesia Tertinggi di Kalangan Pelajar dan Ibu Rumah Tangga
-
APJII: Jumlah Pengguna Internet Indonesia Tembus 220 Juta
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
-
Ledakan Dahsyat Guncang Mall AEON Dua Orang Tewas, Diduga Akibat Kebocoran Gas
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
Terkini
-
Sinergi BRI dan KPP: Penyaluran KUR Perumahan Tembus Rp10,6 Triliun
-
KPP Apresiasi BRI, Jadi Bank Terbaik Penyalur KUR Perumahan
-
Sukseskan Program KPP, BRI Pegang Porsi Strategis KUR Perumahan
-
Tuai Sorotan, Anak Tom Cruise Kini Tak Lagi Pakai Nama Belakang sang Ayah
-
Dorong Program 3 Juta Rumah KPP, BRI Siap Penuhi Target 2026
-
Stok AS Menyusut, Harga Minyak Dunia Melonjak Lebih dari 2 Dolar AS
-
Statistik Tak Elok Pelatih Baru Italia Roberto Mancini: Dibuat Malu Timnas Indonesia
-
Pemda Kesulitan Bayar Gaji Pegawai, Purbaya Janji Tambah Anggaran TKD ke 490 Daerah
-
Mandalika Jadi Saksi, Duet Mesin Buas Honda dan Mental Baja Pembalap ART Borong Juara
-
Tekanan Belum Reda, Rupiah Tembus Rp18.106 per Dolar AS