Suara.com - Perubahan zaman turut melahirkan perkembangan teknologi digital yang kian canggih. Beberapa produk mulai mengadopsi teknologi digital untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan bisnis.
PT Peruri Wira Timur, atau yang disebut Peruri Security Printing, yang merupakan salah satu anak perusahaan Peruri mengantisipasi perubahan tersebut dengan menerapkan transformasi bisnis dan produk yang berkelanjutan.
Peruri Security Printing, yang bergerak di bidang percetakan dokumen sekuriti kini telah meningkatkan kualitas produknya dengan menambahkan teknologi digital ke dalam produk cetakan dokumen sekuriti yang dihasilkan, salah satunya adalah ijazah bagi instansi pendidikan.
Direktur Utama Peruri Security Printing, Ahmad Hidayat mengatakan, Peruri Security Printing telah melakukan penandatanganan nota kesepahaman dengan Politeknik Negeri Malang untuk sama-sama memanfaatkan sumber daya yang dimiliki masing-masing pihak.
Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Utama Peruri Security Printing, Ahmad Hidayat dan Direktur Politeknik Negeri Malang, Supriatna Adhisuwignjo di Gedung Kantor Pusat Politeknik Negeri Malang.
"Ke depan, Peruri Security Printing akan menyediakan ijazah untuk Politeknik Negeri Malang dengan tambahan fitur sekuriti digital. Ijazah dalam bentuk fisik hingga saat ini masih dibutuhkan sebagai dokumen yang menjadi bukti bahwa seseorang telah menyelesaikan suatu pendidikan serta digunakan untuk persyaratan ke jenjang selanjutnya dan untuk kepentingan melamar pekerjaan," ujar Ahmad Hidayat, melalui siaran persnya di Jakarta, Rabu (6/7/2022).
Menurutnya, komitmen Peruri Security Printing dalam menghasikan produk yang berkualitas salah satunya dengan cara mengadopsi teknologi digital yang dimiliki oleh Peruri, yakni Peruri Sign dan Peruri Tera.
"Ke depan, Peruri Security Printing akan mengembangkan produk-produknya yang bersifat hybrid, yang merupakan kombinasi dokumen fisik dan digital sehingga memperkuat pengamanan produk, antara lain ijazah hybrid. Kehadiran ijazah hybrid akan mempermudah pemiliknya dalam proses legalisasi ijazah karena dapat dilakukan secara digital dan dapat divalidasi secara elektronik," lanjutnya.
“Untuk mendukung transformasi digital di Peruri Security Printing, kami telah mempersiapkan segalanya salah satunya melalui peningkatan kapabilitas karyawan dengan mengikutsertakan pada program Peruri Digital Academy. Kami juga telah secara rutin melakukan uji coba (trial) produk hybrid dan telah siap untuk penetrasi di pasar,” katanya.
Baca Juga: Percepat Transformasi, PBNU Gandeng Peruri Terapkan Layanan Digital Security
Berita Terkait
-
Pentingnya Perempuan Kuasai Teknologi Digital untuk Kembangkan Bisnis
-
Indonesia - Bulgaria Perkuat Kerja Sama Siber dan Ekonomi Digital
-
Percepat Transformasi, PBNU Gandeng Peruri Terapkan Layanan Digital Security
-
BUMN Peruri Perkenalkan Legalisir Ijazah Digital Pertama di Indonesia, Amankah?
-
Kominfo Ungkap Daftar Pekerjaan Digital Paling Dibutuhkan di Masa Depan
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar
-
Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?
-
Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi
-
Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi
-
Mengenal Profesi Mixologist, Peracik Minuman yang Kini Makin Diburu Industri F&B
-
Minta Rp4 Juta lalu Sita HP Korban! Modus Polisi Gadungan Terbongkar di Banyumas
-
Indonesia Masih Bergantung pada Obat Impor, Kemandirian Farmasi Jadi Tantangan
-
Nekat Gelantungan di Pintu KRL saat Mabuk, Pria Ini Resmi Masuk Daftar Hitam KAI Commuter
-
Proyek E10 Ambisius, Tapi Siapa Mau Pasok Tebu untuk Pemerintah?
-
Siap War Tiket! Indomaret Fun Run 2026 Bakal Ramaikan Gaya Hidup Sehat Warga Semarang