Suara.com - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menyelenggarakan webinar bertajuk #MakinCakapDigital pada Selasa (19/7/2022) lalu. Kegiatan yang mengusung tema “Cara BIkin Konten Belajar yang Menarik” ini dilakukan secara daring dengan diikuti oleh 116 partisipan.
Menariknya, partisipan tidak hanya dari kaum muda milenial saja, tapi juga siswa-siswi dari beberapa sekolah di Papua-Maluku yang mengadakan kegiatan “nonton bareng” di kelas untuk mengikuti pelatihan ini. Webinar yang berlangsung kurang lebih 120 menit ini, dihadiri oleh Jhonny Chandra sebagai moderator, serta narasumber diantaranya Chris Jatender (Kaprodi TI), Ilham Faris (CEO Salmaka Raharja), dan Fandy Ahmad (Pekerja seni & Wirausaha).
Pengguna aktif media digital di Indonesia saat ini telah mencapai 191 juta orang pada Januari 2022, dan angka ini akan selalu naik setiap tahunnya. Berbagai macam konten telah diproduksi oleh para penggiat atau konten kreator dari platform media digital masing-masing. Tidak sedikit konten-konten yang dibuat menyalahi aturan, tidak adanya batas privasi, melanggar hak cipta dan karya intelektual, serta menimbulkan ketidaknyamanan di masyarakat.
Dengan adanya program pelatihan ini Kominfo ingin anak-anak muda Indonesia semakin cakap digital, sehingga konten-konten yang dihasilkan lebih taat peraturan dan sesuai dengan norma yang berlaku. Sesuai dengan materi yang diberikan oleh para narasumber dari sudut pandang Etika, Keamanan, & Budaya di media digital.
“Sedikit lebih beda, lebih baik daripada sedikit lebih baik,” ucap Ilham Faris dalam paparannya mengenai “Cara Bikin Konten Belajar yang Menarik” dari sudut pandang Budaya Digital. Beragam tantangan dalam budaya digital dan ragam hak kita sebagai pengguna media digital juga di paparkan tuntas oleh ilham faris.
Tidak hanya sampai disitu, dari segi penggiat seni & wirausaha, Fandy Ahmad juga memaparkan tentang prinsip-prinsip yang tidak boleh luput dari kita dalam berkarya di media digital dan tips untuk membuat konten belajar yang menarik. Antusias para peserta sangat tinggi. Terlihat dari banyaknya hal yang memancing jiwa penasaran para peserta dan diutarakan dalam sesi tanya jawab, banyak peserta yang penasaran akan cara untuk bisa menghasilkan sesuatu di sosial media.
“Konsistensi yang utama, agar bisa menghasilkan sesuatu di sosial media. Dalam pencarian ide konten, mungkin kita tidak perlu pusing akan ide yang sangat brilian. Kita bisa ikuti trik ATM (Amati, Tiru, Modifikasi),” terang Fandy.
Berita Terkait
-
Viral Akun Instagram Kominfo Ditandai Foto Iklan Pembesar Payudara, Admin: Apa Sopan Begitu?
-
Tak Jadi Diblokir, Mengapa Google dan Whatsapp Terdaftar di PSE Domestik?
-
Marak Kabar Pemblokiran Sejumlah Aplikasi, DPR Minta Kominfo Segera Beri Peringatan
-
Ngakak, Dengar Kabar Kominfo Blokir WhatsApp, Dosen Minta Dihubungi Mahasiswa Lewat Shopee: Ini Link Toko Saya
-
Kominfo: Daftar PSE Lingkup Privat via OSS
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
Terkini
-
BRI Temani PMI Bangun Masa Depan, Bukan Sekadar Kirim Remitansi
-
Hampir 10 Tahun Terpisah, BRI Wujudkan Momen Haru Yuni Bertemu Sang Ibu di Taiwan
-
Ulasan An Incurable Case of Love: Kisah Cinta Manis antara Perawat dan Dokter
-
5 Sunscreen Reef Safe Wajib untuk Liburan di Pantai, Ramah Lingkungan
-
BRI Bawa Seorang Ibu dari Pati ke Taiwan untuk Temui Putrinya yang Jadi Pekerja Migran Indonesia
-
Satu Dekade Menahan Rindu, BRI Pertemukan Yuni dengan Sang Ibu di Taiwan
-
Setelah 10 Tahun, BRI Jadi Perantara Pertemuan Seorang PMI dan Ibunya Lewat Program Tali Kasih
-
Karhutla Melanda di Berbagai Wilayah, Apa yang Bisa Kita Lakukan sebagai Warga Negara?
-
BRI Wujudkan Mimpi Pekerja Migran Indonesia Pulang ke Tanah Air dan Berkumpul Dengan Keluarga
-
Sebelum Hengkang ke Arema FC, Mauro Zijlstra Bicara Obrolan Serius dengan Shin Tae-yong