Suara.com - Setelah selama hampir dua tahun lebih vakum karena pandemi Covid-19, event berkuda nasional The Jakarta Masters 2022 kembali digelar tahun ini. Event yang dilaksanakan di Arthayasa Stable Depok Jawa Barat ini akan dilaksanakan pada 28-31 Juli 2022.
"Alhamdulillah, persiapan sampai detik ini sudah 98 persen. Setelah pandemi, kami akhirnya bisa kembali menyelenggarakan The Jakarta Masters ini," ujar Founder The Jakarta Masters sekaligus owner ZZ Stable, Rohalia Kharisma Zein, Minggu (24/7/2022).
Penyelengaraan kali ini di Arthayasa Stable agar atlet bisa merasakan berbagai venue berbeda. Wanita yang akrab dipanggil 'Emak Rohali' tersebut menyebut, dalam The Jakarta Masters 2022 ini minimal sudah ada 200 kuda dan atlet yang akan berlaga.
"Peserta sudah lebih dari 200 orang dari berbagai wilayah, seperti Jawa Timur, Jawa Barat, bahkan dari Lampung dan Sumatera. Selain itu juga DKI Jakarta dan sekitarnya," kata Rohalia.
Kategori lomba akan terdiri dari dua jenis, yakni dressage dan jumping. Event selama empat hari di Depok tersebut mendapat dukungan dari Persatuan Olahraga Berkuda Indonesia (Pordasi).
"Tahun ini hadiahnya ada motor listrik, TV 42 inch dan 32 inch, ada sepeda lipat, ada yang kasih sponsor dari sejumlah stable," lanjutnya.
Meskipun nantinya pertandingan terbuka untuk umum dan gratis, pihak panitia tentunya akan mengingatkan masyarakat umum yang menonton untuk mematuhi protokol kesehatan.
"Jakarta Masters ditunggu-tunggu komunitas berkuda," kata owner Aragon Stable, Eddy Saddak. Mantan Ketua PP Pordasi tersebut berharap, The Jakarta Masters 2022 bisa terlaksana dengan baik.
"Mudah-mudahan sukses. Saya bersyukur, karena ada dressage, ada jumping juga, mulai children, junior, U-21, dan senior," terang Eddy.
Baca Juga: Serunya Ngabuburit Berkuda Keliling Desa di Banjarnegara, Ini Cerita Lengkapnya
Eddy menyebutkan di kelas atas ini semua atlet harus mulai konsentrasi sekarang, karena Asian Games tahun depan (2023) sudah dekat.
"Alhamdulillah, kita bersyukur, mundur satu tahun karena persiapan selama pandemi mungkin agak kurang. Mudah-mudahan satu tahun ini bisa dikejar, sehingga saat Asian Games bisa lebih baik daripada Asian Games 2018," lanjutnya.
Ia berharap, para atlet yang mengikuti The Jakarta Masters 2022 dapat berbicara banyak di kompetisi sejenis dalam Asian Games 2023 dengan mendapatkan mendali.
Untuk membina atlet secara berkelanjutan, kata Eddy harus ada pertandingan yang sifatnya reguler. Saat ini, event bukan hanya di Jabodetabek dan Bandung, tapi sudah sampai keJateng dan Jatim.
"Mudah-mudahan semakin banyak yang dibina, kemungkinan kita mendapatkan atlet yang baik di masa yang akan datang semakin besar," katanya.
Berita Terkait
-
Khofifah Unggah Foto Momen Berkuda dan Sebut Bisa Mengajarkan Kepemimpinan, Tiru Prabowo?
-
Bak Dejavu, Ini Beda Gaya Prabowo Menunggang Kuda Bareng Jokowi dan Gibran
-
Ajari Anak Jokowi Berkuda, Prabowo: Tidak Ada Kata Terlambat Untuk Belajar
-
Polisi Berkuda Amankan Wisata Pantai Bebas Parapat Sumut
-
Serunya Ngabuburit Berkuda Keliling Desa di Banjarnegara, Ini Cerita Lengkapnya
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Istana Respons Putusan MK Soal Larangan MBG Pakai 20 Persen Anggaran Pendidikan
-
Target Indonesia Bebas Sampah 2027, Prabowo Perintahkan ASN dan BUMN Kerja Bakti Tiap Hari
-
Ulasan Novel Testimony of N: Ketika Kebohongan Menjadi Bentuk Perlindungan
-
Putusan MK soal Anggaran MBG Dinilai Masih Sisakan Celah hingga 2027
-
Bocah SD Diduga Jadi Korban Penganiayaan, Kini Jalani Operasi, Polisi Selidiki Kasusnya
-
Berapa Banyak Warga Sulsel Nikmati Program MBG? Ini Data Kementerian Keuangan
-
Usai Perry Warjiyo Mundur, Prabowo: Kita Harus Jadi Satu Tim yang Mendukung!
-
PN Jaksel Tolak Praperadilan Lodewyk Pusung, Status Tersangka Korupsi MBG Tetap Sah
-
Jatim Media Summit 2026: Ancaman Siber Mengintai Media dan Kreator, Keamanan Digital Jadi Keharusan
-
Mentan Luruskan Klaim Presiden Prabowo soal Penggilingan Padi Untung Rp2 Triliun per Bulan