Suara.com - Untuk dapat menjangkau pembeli, penjual harus melakukan pemasaran produk. Pemasaran ini dapat dilakukan dengan cara online maupun offline.
Menurut John Westwood, pemasaran merupakan kegiatan mencari tahu apa yang diinginkan oleh pelanggan dan menyesuaikan produk perusahaan untuk memenuhi persyaratan tersebut, serta dalam prosesnya menghasilkan keuntungan bagi perusahaan.
Pemasaran produk bertujuan untuk meningkatkan keuntungan, meningkatkan kepuasan pelanggan, memenuhi ekspektasi konsumen, menciptakan konsumen baru dan lain sebagainya.
Cara online dapat melalui promosi digital, yaitu mempromosikan sebuah produk ataupun jasa melalui media digital. Seiring dengan berkembangnya digitalisasi, hal ini membuat peluang pasar dengan promosi digital menjadi lebih luas bahkan hingga menjangkau seluruh dunia.
Selain itu, saat ini banyak juga platform-platform berbelanja digital yang mendukung pembeli untuk dapat membeli dengan mudah.
Mendasari hal tersebut, melansir dari Kemenparekraf pada 8 Agustus 2022, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno memberikan dorongan terhadap 27 peserta Apresiasi Kreasi Indonesia (AKI).
Dorongan yang dimaksud adalah untuk meningkatkan nilai tambah produk-produk ekonomi kreatif yang dihasilkan melalui promosi digital agar lebih maksimal.
Dalam Apresiasi Kreasi Indonesia (AKI) 2022 yang diselenggarakan di Lippo Mall, Jember, Jawa Timur, 7 Agustus 2022, Menparekraf menyampaikan bahwa promosi digital merupakan strategi yang penting bagi para pelaku ekonomi kreatif.
Hal ini, nantinya dapat mendukung upaya bersama untuk mendorong kebangkitan ekonomi melalui terbuka lebarnya peluang usaha dan lapangan kerja.
Baca Juga: Apa yang Dimaksud dengan Reklame? Media Periklanan Masih Banyak Dipakai di Era Digital
“Harapan yang disebarkan 27 peserta AKI ini luar biasa, mereka menembus imajinasi untuk menghasilkan produk-produk terbaik. Tadi ada adik kecil kita, Raya, yang produknya sukses menghasilkan nilai tambah. Kami juga mendorong para peserta untuk beradaptasi dengan digitalisasi atau memasarkan produk-produknya melalui digital,” ujar Sandiaga.
AKI merupakan salah satu program unggulan dari Kemenparekraf, yang dalam pelaksanaannya menyasar 16 kabupaten atau kota di Indonesia. Acara ini menjadi suatu wahana promosi yang efektif bagi perekonomian di Indonesia.
Nantinya diharapkan, ekonomi masyarakat Indonesia yang sempat menurun karena pandemi Covid-19, dapat kembali meningkat.
"Ini adalah bentuk dukungan kita kepada UMKM Jember, karena Jember memiliki ragam potensi ekonomi kreatif yang sangat baik, mulai dari produk kuliner sampai juga produk yang berkaitan dengan wisata,” katanya.
Selain itu, Menparekraf juga mengatakan, hal tersebut sejalan dengan pembangunan yang berbasis teknologi dan ia berharap adanya AKI 2022 ini akan mendorong daya beli masyarakat dan juga memperluas jangkauan produk-produk dari para pelaku ekonomi kreatif.
Pemasaran produk juga dapat dilakukan secara offline melalui berbagai cara. Salah satu pemasaran produk secara offline adalah service iklan yang ditawarkan PT. Mobil Iklan Indonesia (M.ads), yang memudahkan pelanggan melakukan publikasi, dengan mewujudkan kebutuhan para pebisnis melalui mobil stiker branding yang berjalan bebas dan telah terintegrasi dengan aplikasi yang dapat memonitoring jalan nya mobil.
Beberapa brand ternama telah mempercayai layanan M.ads, diantaranya Gojek, Tokopedia, Ruang Guru dan lain sebagainya. M.ads, yang berlokasi di Medan ini menyediakan konsultasi langsung dengan mengunjungi website M.ads di https://mads.co.id/. Kini lebih dari 100 klien di berbagai bidang industri telah menggunakan layanan di M.ads.
Berita Terkait
-
Apa yang Dimaksud dengan Reklame? Media Periklanan Masih Banyak Dipakai di Era Digital
-
Terbukti Tahan Banting, Ini Peran UMKM Mendukung Ketahanan Pangan Nasional
-
Panduan Bagi UMKM Pemula: Ini Cara Menentukan Harga Jual Produk
-
Kunjungi Erigo, Mendag Dukung Produk Dalam Negeri dan Pengusaha Muda
-
Indonesia Bisa Lepas dari Ketergantungan Produk Pangan Impor, Ini yang Harus Dilakukan
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon
-
Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam
-
Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?
-
Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas
-
Presiden Prabowo Diminta Segera Evaluasi Kinerja Mendag, Ada Apa?
-
Abdul Wahid Menunggu Vonis, Berharap Putusan Benar-benar Adil
-
Puluhan Tangki Tiap Musim Kemarau Tak Selesaikan Masalah, Warga Kemesu Minta Pencarian Sumber Air