Suara.com - Setelah enam bulan lalu merilis album debut berjudul Jilid 1, Jesenn kembali mempersembahkan lagu anyar berjudul "Bukan Pilihan". Lagu terbaru ini masih bercerita soal cinta, tapi cinta yang tak bisa bersatu.
"Gue menyadari bahwa cinta itu enggak bisa dipaksa. Bila dia memang ditakdirkan buat gue, maka pastinya dia akan tetap bersama. Masalahnya adalah, sekeras apapun gue mencoba, kita enggak bisa memilih siapa yang menjadi takdir kita, kan?" kata Jesenn, dalam keterangan yang diterima Suara.com.
Di lagu "Bukan Pilihan", Jesenn berkolaborasi dengan sejumlah musisi yang cukup punya nama. Mereka di antaranya Belanegara Abe, Kaleb J, dan Abraham Edo.
Lagu "Bukan Pilihan" dibalut dalam musik pop yang turut mengeksplorasi elemen adult contemporary, folk-pop dan R&B. Untuk mendapatkan nuansa musik tersebut, pemilik nama asli Jason Gunawan ini mengaku mendengarkan musisi seperti Jeremy Passion, Jesse Barrera, Juicy Luicy, dan mendiang Glenn Fredly.
"Dari segi sound, gue kepengin banget menciptakan warna musik yang authentic dan
sepenuhnya mencerminkan karakter gue sebagai seorang musisi. Gue pengin menciptakan
karya yang relatable, dalam artian, gue pengen pendengar karya gua sadar bahwa... 'Oh, ternyata bukan cuma gua doang yang pernah melalui hal yang serupa!'" imbuh Jesenn.
"Bukan Pilihan" menjadi lagu pertama bagi Jesenn di bawah naungan label Sony Music Entertainment Indonesia. Sebelumnya, mantan personel Pasto-1 ini sebagai musisi indie.
"Hal yang gue sangat appreciate dari Sony Music adalah, meskipun gua masih terbilang baru di blantika musik ini, mereka memberikan kepercayaan kepada gue untuk menjadi diri sendiri dan terlibat aktif dalam setiap karya gue yang akan datang. Selain itu, Sony Music selalu memberikan atensi yang cermat terhadap perjalanan karir gue sebagai seorang musisi pop," tutur Jesenn.
"Bukan Pilihan" dirilis di seluruh platform digital sejak 2 September 2022. Official lyrics video "Bukan Pilihan" dirilis pada hari yang sama di YouTube.
Baca Juga: Tak Kalah Dengan Lagu Kpop, Sandiaga Uno Sebut Musik Koplo Bisa Mendunia
Berita Terkait
-
Insiden Hafalan Al-Quran Berhadiah Miras, Aksi Boikot Produk OT Group Menggema, Apa Saja Produknya?
-
Profil Newport Produk Alkohol Milik Orang Tua Group di Balik Kasus Hafalan Al-Quran Berhadiah Miras
-
Pramono Anung Kecam Challenge Hafalan Surah Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Konser Musik
-
Video Viral Dugaan Penistaan Agama di Festival Musik Ancol, Polisi Panggil EO dan MC
-
Viral Challenge Baca Ayat Al-Quran di The Sounds Project, Polisi Turun Tangan
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali
-
Demi Jam Terbang, Persib Bandung Resmi Pinjamkan Henhen Herdiana ke PSM Makassar
-
Bejad, Oknum Guru Ngaji di Kota Serang Asusila Gadis Berusia 9 Tahun