Suara.com - The Indonesia Capital Market Institute (TICMI) telah merilis aplikasi TICMIEDU, sebuah platform yang menyediakan pendidikan dan pelatihan profesi pasar modal untuk kebutuhan pembelajaran individual maupun kebutuhan korporat atau level profesional secara berjenjang.
Acara "Strengthen your financial knowledge and capability in the digital era" digelar untuk memperkenalkan inovasi terbaru TICMI yang akan membantu kebutuhan pembelajaran individual maupun korporat secara berjenjang untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di era digital ini.
Ticmiedu adalah sebuah platform yang fokus pada edukasi seputar ilmu keuangan, investasi, dan pasar modal yang dapat diakses oleh siapa saja yang ingin memperdalam bidang keilmuan ini.
Mengingat pertumbuhan dan perkembangan pasar modal di Indonesia terus mengalami kenaikan signifikan dari tahun ke tahun–baik peningkatan jumlah investor maupun emiten yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI)–ini harus diimbangi dengan dukungan sumber daya manusia (SDM) yang memiliki keahlian profesi bidang pasar modal serta memahami hukum, aturan, dan etika yang berlaku.
Tercatat ada lebih dari 9 juta investor pasar modal hingga pertengahan tahun 2022, dan jumlahnya terus melonjak. Ini mencerminkan transformasi masyarakat yang dulunya gemar menabung menjadi melek investasi atau bergerak ke area investing society.
Sayangnya, banyak masyarakat yang belum mendapatkan akses edukasi keuangan, investasi, dan spesifik pasar modal karena mahal ataupun tidak fleksibel.
Peluncuran aplikasi Ticmiedu adalah solusi yang menawarkan kemudahan akses bagi siapa saja yang ingin mempelajari ilmu keuangan dan pasar modal dalam bentuk workshop secara mendalam yang dapat dikelola dan dimonitor di berbagai perangkat.
Kurikulum belajar disesuaikan dengan kebutuhan industri dan materi diberikan oleh pengajar profesional dan bersertifikasi. Dilengkapi dengan kelas-kelas pembelajaran berjenjang serta learning path yang dapat membantu masyarakat di segala segmen (individu, karyawan, investor pemula, profesional) memahami dunia keuangan khususnya pasar modal.
Direktur Utama TICMI, Mety Yusantiati, menyampaikan bahwa Ticmiedu hadir untuk menjawab tantangan pengembangan kualitas sumber daya manusia Indonesia melalui berbagai pelatihan untuk korporat, profesional, investor dan juga akademisi.
Baca Juga: Melalui Aplikasi Cek Bansos, Masyarakat Bisa Mengawal BLT BBM Agar Tepat Sasaran Ini Caranya
Ia juga berharap, Ticmiedu dapat menjadi solusi bagi SDM Indonesia untuk memenuhi kebutuhan peningkatan soft skill: value dan kompetensi dengan cara yang mudah, praktis dan profesional di tengah keterbatasan waktu dan kesibukan demi kualitas hidup yang lebih baik.
“Platform Ticmiedu juga akan menyiapkan course untuk belajar pengembangan diri, serta berbagai program edukasi dan pelatihan lain yang dapat menunjang pembelajaran para siswa dan mahasiswa di sekolah atau universitas,” ucapnya dalam siaran pers yang diterima Suara.com, Rabu (7/9/2022).
Berita Terkait
-
Dharmayukti Karini Mahkamah Agung Serahkan 514 Beasiswa
-
UAS Beri Arahan Guru di Bukittinggi Terkait Pendidikan Agama dan Adat
-
Pemerintah Kota Surabaya Menyiapkan Anggaran Hingga Rp2,6 Miliar Guna Menyelesaikan masalah Pendidikan
-
Berdayakan Wanita Pelaku Usaha Ultra Mikro, PNM Berikan NIB dan Pelatihan di Nusa Tenggara Timur
-
Santri Gontor Meninggal Diduga Dianiaya, Ini Instruksi Wapres Ma'ruf Amin
Terpopuler
- Gus Kikin Pimpin PBNU, Antara Satire 'Salah Dalil' hingga Guyon 'PWNU Jatim Cabang Jakarta'
- Persib Bandung vs Seoul FC dan Melbourne Victory, Mariano Peralta Kirim Psywar
- 8 Sepatu Jalan untuk Komuter KRL dan MRT yang Empuk dan Awet
- 9 Pilihan HP Infinix RAM 8GB Kelas Entry Level Harga Rp1-3 Jutaan
- Kulkas Merek Apa yang Tidak Ada Bunga Es? Ini Pilihan dan Tips agar Tak Salah Beli
Pilihan
-
Sudah dari 2023, 'Nyelang' Jadi Napas Warga Pesisir Cilincing Demi Dapatkan Air Bersih
-
Dikepung Asap Karhutla, Pesawat Menhut Raja Juli Antoni Gagal Mendarat di Pontianak
-
Santap Siang Bareng di Rusia, Prabowo Minta Maaf ke Putin Karena Hal Ini
-
Dua Bus Transjakarta Tubrukan di Pancoran, Benarkah Sopir Mengantuk karena Cuti Duka Ditolak?
-
Bikin Cemas! Pesawat Garuda Indonesia Pecah Ban Angkut 156 Penumpang
Terkini
-
Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT
-
Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD
-
Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi
-
FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen
-
Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri
-
Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional
-
Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan
-
Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS
-
Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau
-
Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah