Suara.com - Di kawasan Dukuh Kramat Jati, Jakarta Timur, masyarakat sangat mengenal baik tukang cukur Muslim Syaebani, atau yang biasa dipanggil Gatra. Ia tak sekadar tukang cukur, tapi disebut juga sebagai pengrajin seni paras yang pernah menjadi tukang cukur.
Bukan sembarang tukang cukur, Gatra menjalani profesinya menjadi pangkas rambut Taruna. Kepiawaiannya mencukur dengan seni membuatnya jadi langganan beberapa aktor terkenal, seperti Dorman Borisman, Nezatullah Ramadhan, hingga Ustaz Ahmad Alhabsyi. Gatra terbukti berhasil menciptakan seni pangkas tersendiri, yang memikat pelanggannya tetap setia.
Melalui profesi inilah, Gatra mengenal berbagai pelanggan dari banyak golongan. Nezatullah Ramadhan salah satunya, laki-laki mandiri yang menjadi founder Yayasan Nara Kreatif.
Selain sebagai founder, Nezatullah terkenal karena kedermawanannya. Banyak orang kurang mengetahui bahwa Nezatullah Ramadhan merupakan pelanggan setia yang selalu menggunakan jasa pangkas dari Pak Gatra untuk merapikan rambutnya.
Bahkan Nezatullah rela membayar empat kali lipat lebih mahal dibandingkan pelanggan pada umumnya untuk merapikan rambutnya melalui tangan hebat Pak Gatra.
Salah satu resep Pak Gatra ketika memangkas rambut pelanggannya, ia mengajak ngobrol. Pelanggannya tak pernah merasa bosan dan ingin terus berbagi cerita.
Tukang pangkas sederhana ini selalu memberikan topik pembicaraan yang seru dan berbobot. Kadang Pak Gatra akan membantu pelanggan menyelesaikan masalah mereka.
Meskipun hanya seorang tukang cukur, banyak pengalaman yang dimiliki oleh Gatra. Kini ia menangani anak-anak di Yayasan Nara Kreatif, yang mana setiap anak yang potong rambut pada Pak Gatra akan dibiayai oleh Bang Nezatullah.
Sayangnya, perjalanan Gatra di Jakarta tak lapa, sebab beberapa waktu lalu, ia memutuskan untuk pindah ke Bali. Tapi nasib berkata lain, Gatra kembali bertemu lagi dengan pelanggan setianya, Nezatullah di Bali ketika berkunjung pada bulan Ramadan.
Baca Juga: Viral Sekali Cukur Rafathar bisa Beli iPhone Terbaru, Netizen: Kalau Gondrong Kebeli Pajero
Tidak menjadi pangkas rambut biasa lagi, kini Gatra mengelola sebuah barber di kawasan Kampial Nusa Dua, Bali yang cukup besar. Sosok lihai dalam memangkas rambut ini bisa dicek di akun Instagram @musyaeba.
Berita Terkait
-
Modal Rp 500 Ribu, Nenek Tumini Sukses Jadi Pengusaha Keripik
-
Bisnis F&B dan Klinik Kecantikan Bisa Jalan Bersamaan, Begini Kiatnya
-
Segini Bayaran Tukang Cukur Langganan Raffi Ahmad dan Nagita Slavina
-
Nathalie Holscher Hampir Menikah dengan Tukang Cukur, Gagal karena Beda Agama
-
Kocak! Aksi Tukang Cukur Pijat Kepala Pelanggan Pas dengan Irama Lagu
Terpopuler
- Gus Kikin Pimpin PBNU, Antara Satire 'Salah Dalil' hingga Guyon 'PWNU Jatim Cabang Jakarta'
- 8 Sepatu Jalan untuk Komuter KRL dan MRT yang Empuk dan Awet
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 3 September 2026, Kesulitan Karier dan Keuangan Segera Berakhir
- Emil Audero Salah Pilih Klub? Pemerintah Serang Rayo Vallecano: Klub Gak Mampu
- Perbedaan Sunscreen Sejuta Umat Azarine vs Facetology, Bagus Mana?
Pilihan
-
Muncul Kubah Lava Baru di Gunung Anak Krakatau, PVMBG Jawab Kekhawatiran Potensi Tsunami
-
Gunung Anak Krakatau Erupsi Tengah Malam: Fenomena Lava Air Mancur Muncul
-
Gunung Anak Krakatau Meletus Abu Membubung 15 Km, BMKG Jepang Pantau Ancaman Tsunami
-
Gempa M 5,3 Guncang Cilacap Siang Ini, Getaran Terasa hingga DIY dan Jabar
-
Api Masih Merah! 105 Personel Cari Korban Kebakaran Apartemen Pavilion Tanah Abang yang Terjebak
Terkini
-
Harga Emas Antam Ambruk Rp30 Ribu, Menuju Level Terendah Sebulan
-
Tablet Xiaomi Pad 9 Pro Max Siap Debut, Bawa Xring O3 yang Diklaim Tembus 5,22 Juta AnTuTu
-
Kemacetan di Pelabuhan Ketapang Mulai Terurai, Antrean Truk dari 16 Km Jadi 7 Km
-
Muncul Kubah Lava Baru di Gunung Anak Krakatau, PVMBG Jawab Kekhawatiran Potensi Tsunami
-
Prajurit Penyiram Air Keras Tak Dipecat, Bentuk Normalisasi Teror Kekerasan Lewat Peradilan Militer?
-
Ahmad Luthfi Tinjau TPA Putri Cempo, Pemadaman dan Perlindungan Warga Menjadi Prioritas
-
Kebakaran Hutan, Ekspansi Kapital dan Krisis Tata Kelola
-
Membaca Panji Tengkorak Karya Seno Gumira Ajidarma: dari Komik ke Disertasi
-
PGN Sulap Potensi Desa Jadi Mesin Ekonomi, Omzet Tembus Rp3,6 M
-
Ribuan Warga Makassar Salat Minta Hujan