Suara.com - Untuk membuat karya tulis yang bisa ter-publish di jurnal internasional membutuhkan skill khusus dan pengalaman panjang. Penerbitan di jurnal internasional membutuhkan proses seleksi dan review yang ketat, karena hal ini membutuhkan kajian-kajian khusus dan mendalam terkait artikel yang dihasilkan.
Demi mendukung akselerasi publikasi jurnal Internasional, Riviera Publishing, secara rutin mengadakan kajian-kajian dan pelatihan jurnal internasional, seperti yang telah diselenggarakan pada 29 Agustus 2022.
Di dalam pelatihan tersebut, para peserta diberikan pembahasan secara tuntas terkait tata cara yang cepat dan tepat, agar artikel ilmiah para akademisi bisa ter-publish di jurnal internasional yang memiliki reputasi.
Bukan hanya sekedar menyediakan layanan publikasi saja, Riviera Publishing juga turut memberikan edukasi terkait tata cara dalam pembuatan artikel ilmiah yang baik dan benar.
Direktur Riviera Publsihing, Arif Rohman Hakim berharap, publikasi jurnal internasional bisa semakin meningkat kualitasnya dan bisa mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional.
Riviera Publishing sendiri merupakan salah satu Lembaga publikasi ilmiah yang telah berdiri sejak 2018 di Cirebon, Jawa Barat.
Berita Terkait
-
4 Kiat Mengatur Waktu dan Motivasi sebagai Penulis bagi Mahasiswa
-
Inilah 6 Langkah Jitu Menyusun Kerangka Pembahasan dalam Menulis Artikel
-
4 Cara Menyusun Kalimat Pembuka Artikel yang Menarik, Yuk Simak!
-
4 Tantangan yang Pasti Dihadapi Mahasiswa sebagai Penulis Artikel di Media
-
Mendongkrak Semangat Literasi Generasi Bangsa
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Mengenal Inovasi dan Manfaat Lelang bagi Perekonomian Nasional
-
Rakhano Rilis "Sempat Tak Sempat", Lagu Galau yang Bikin Susah Move On
-
Paramount Land Gelar Pesta Rakyat 'Sinergi dalam Satu Harmoni'
-
Edukasi dan Promosi Kelestarian Hutan, FSC Forest Week di Indonesia Resmi Diluncurkan
-
Pastry Chef Audrey Tampi Gelar Demo Masak Eksklusif di Jakarta
-
Custom Desain Cincin Pernikahan Jadi Tren, Buat Cinta Makin Jadi Lebih Bermakna
-
Meriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-79 dengan Tingkatkan Nasionalisme dan Eratkan Kebersamaan antar Karyawan
-
Rayakan HUT RI, Pergikuliner Festival Ruang Rasa Hadirkan Ragam Kuliner Indonesia di Central Park
-
Rayakan Hari Kemerdekaan Bersama Lebih dari 6000 Siswa dengan Berbagi Es Krim Gratis di Seluruh Indonesia
-
Terinspirasi HUT RI di IKN, The House of Arwuda Luncurkan Parfum Independence