Suara.com - Nextrans (PT. Kreigan Digital Wesel) mengumumkan peluncuran platform transfer mutakhir yang dirancang khusus untuk para pelaku bisnis di Akmani Hotel, Jakarta Pusat, Selasa (23/5/2023).
Nextrans menawarkan solusi pengiriman uang yang efisien, mudah, dan terjangkau yang akan membantu para pelaku bisnis dari semua sektor dan industri untuk meningkatkan pertumbuhan mereka dalam mencapai hasil yang lebih baik untuk transaksi yang dibutuhkan.
Nextrans memiliki misi menyediakan bisnis yang berbasis pada solusi transfer yang bebas repot, aman, dan andal. Dengan lisensi yang diperoleh dari Bank Indonesia, Nextrans memungkinkan penggunanya untuk melakukan transfer hingga ke 10.000 rekening secara bersamaan ke lebih dari 100+ bank di Indonesia. Sistem yang ditawarkan Nextrans memudahkan bisnis untuk mengelola proses transaksi dan mendukung para pelaku bisnis untuk terus tumbuh dan mengembangkan bisnis yang dimiliki.
"Para pelaku bisnis saat ini mencari solusi transaksi yang efisien, hemat biaya, dan aman yang dapat membantu memudahkan operasional mereka, terutama dalam hal melakukan transaksi, sehingga mereka dapat fokus untuk mengembangkan bisnis mereka," kata CEO Nextrans, Shirley.
"Platform kami dirancang untuk memenuhi kebutuhan pelaku bisnis dengan menyediakan cara sederhana dan andal untuk mentransfer dana, dan mengelola proses transaksi pelaku bisnis dengan mudah," tambahnya.
Memiliki visi membantu pelaku bisnis, termasuk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) untuk terus mengembangkan usahanya, Nextrans mewujudkannya dengan komitmen untuk menjadi yang terdepan dalam industri transaksi non bank. Diharapkan Nextrans dapat menawarkan pelaku bisnis sebuah solusi komprehensif yang andal, efisien, dan hemat biaya. Dalam peluncuran yang dihadiri langsung oleh Kepala Tim Implementasi Kebijakan dan Pengawasan Sistem Pembayaran, sebagai perwakilan dari Bank Indonesia Provinsi Banten, Dian Wening Tiastuti, Nextrans berkomitmen penuh untuk menyediakan platform yang dibutuhkan untuk membuat banyak bisnis tumbuh dan sukses di Indonesia termasuk UMKM.
"Platform kami dirancang untuk memudahkan bisnis mengelola transaksi dan keuangan mereka, sehingga mereka dapat fokus pada hal terbaik yang mereka lakukan menjalankan bisnis mereka,” ucap Shirley.
Sebagai bukti nyata komitmen Nextrans untuk membantu UMKM, bersama Smeshub Indonesia, Nextrans menggandeng para pelaku UMKM sebagai pengguna layanan yang sudah tersedia saat ini. Dengan jaringan dan sumber daya yang dimiliki Smeshub Indonesia, harapannya Nextrans mampu menjangkau lebih banyak UMKM dan memberikan solusi yang sesuai dengan kebutuhan mereka.
CEO sekaligus Founder Smeshub Indonesia, Lutpi Ginanjar, menyambut peluncuran Nextrans yang memberikan solusi transaksi untuk UMKM. Menurutnya, UMKM perlu terus memperhatikan dan mengikuti perkembangan teknologi untuk bisnis yang berkelanjutan.
Baca Juga: Gandeng UMKM Kuliner Lokal, Srikandi Ganjar Gelar Pelatihan Menghias Bento Cake di Palembang
“UMKM perlu memperhatikan dan mengikuti perkembangan teknologi dan inovasi terbaru serta mengambil pandangan jangka panjang demi pertumbuhan yang seimbang. Dengan mengadopsi perspektif yang holistik dalam pengembangan UMKM, kita dapat menciptakan ekosistem bisnis yang berkelanjutan,” kata Lutpi Ginanjar.
Senada, Ketua Bidang IX BPP HIPMI, Tri Febrianto Damu, menjelaskan, HIPMI mendukung penuh perkembangan UMKM. Mengingat UMKM dengan bimbingan terbaik bisa menjadi sebuah kekuatan ekonomi. “UMKM jangan salah urus, kalo sampai salah urus bukan menjadi kekuatan ekonomi tapi menjadi bencana. Maka dari itu peran ekonomi kekaryaan seperti HIPMI, KADIN dan sejenisnya sangat penting untuk backup UMKM ini,” jelas Tri Febrianto.
Tak hanya menggandeng UMKM, nantinya Nextrans akan mengembangkan layanan untuk menangani transaksi internasional dengan mudah. Dengan demikian, pelaku bisnis bisa melakukan transfer mata uang internasional yang cepat, aman, dan mudah ke negara-negara seperti; Thailand, Singapura, Australia, Malaysia, dan lainnya, dengan nilai tukar yang kompetitif. Hal ini secara otomatis akan memudahkan bisnis untuk mengelola transaksi global mereka tanpa harus khawatir dengan biaya transaksi yang tinggi atau proses yang rumit.
Berita Terkait
-
6 Tips Jitu Hadapi Berbagai Karakter Konsumen dalam Berbisnis, Simak Ulasannya
-
Kedai Kopi Agam Pisan, Geliat Kopi Lokal Naik Kelas Bersama BRI
-
Tingkatkan Keterampilan Berbisnis Milenial Lewat Pelatihan Cara Buat Puding Hias
-
Wajib Tahu dan Waspada! 8 Ciri-Ciri Agen Asuransi Nakal dengan Modus Berikut Ini
-
BI: Kredit Perbankan di Indonesia Tumbuh 8,08 Persen
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Empuk untuk Jogging hingga Long Run Sesuai Review Pembeli
- Pemain Timnas Terlibat? 3 Kejanggalan Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2026
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- 4 Shio yang Diprediksi Nasibnya Makin Baik pada 15 Agustus 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Liburan Agustus Lebih Hemat! Ada Diskon di Wisata Nako Pasir Angin Bareng BRI
-
Satgas Galapana DPR RI ke Ruteng, Kumpulkan Menteri hingga Bos BUMN untuk Tangani Korban Gempa
-
Bangunan Dapur MBG di Muara Enim Jadi Sasaran Maling, Motor dan Ponsel Raib
-
Pasar Murah HUT RI Digelar di 5 Kecamatan Palembang, Ada Diskon Belanja Rp10 Ribu
-
Kado Anniversary Sempat Bikin Mahalini Kesal, Rizky Febian Bongkar Rencana Rahasianya
-
Apakah Serum Vitamin C Boleh Dipakai Malam Hari? Ini Waktu Terbaik Agar Glowing Maksimal
-
Review Skintific 2% Salicylic Acid, Serum Ampuh Bikin Jerawat Meradang Langsung Kempes
-
73 Hotspot Terpantau di Kalsel, Kemenhut Dorong Verifikasi Dini Karhutla
-
Apresiasi Pidato Prabowo, Jubir PSI: Pertumbuhan Ekonomi Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat
-
Pengamat Kejaksaan: Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Anggota Tim 9