Suara.com - Siapa bilang produk lokal tidak mampu memiliki daya saing dengan produk internasional? Faktanya, kualitas produk buatan anak negeri punya kualitas yang dapat diadu.
Brand-brand Tanah Air kini sudah seharusnya tidak lagi dipandang sebelah mata. Sebab sudah banyak bermunculan produk dalam negeri dengan kualitas yang dapat bersaing dengan merek-merek keluaran negara asing.
Apalagi brand-brand yang mengusung produk kecantikan, tentunya harus memberikan hasil nyata dalam kualitas perawatan kulit dan menjaga kesehatannya. Produk skincare lokal pun tidak kalah dari sisi kualitas.
Hal tersebut dipahami betul oleh Sherry Winata Harefa. Pendiri brand skincare Colleen Beaute ini sedari awal memperhatikan pentingnya strategi membangun brand, agar mampu menciptakan kompetisi dengan produk global.
Ia menghadirkan beberapa jenis produk perawatan dan kecantikan, hingga produk kesehatan untuk mendukung mempercantik diri, seperti parfum, perawatan rambut, wajah dan kulit, yang diperuntukkan bagi wanita Indonesia agar tampil cantik dari luar serta menjaga kesehatan dari dalam.
Menurutnya, jika mampu menghadirkan jenis-jenis produk berbeda, maka akan memberikan banyak pilihan bagi konsumen. Penggunaan bahan-bahan premium juga mendukung terciptanya kualitas yang diharapkan.
"Kualitas harus menjadi hal paling utama. Itu tidak bisa ditawar lagi dan harus selalu terjaga," ujar sosok yang akrab disapa Sherry tersebut.
Namun bertarung dari sisi kualitas saja belum cukup. Sherry mengatakan, aspek penting lainnya adalah memberikan pilihan produk berkualitas, namun dengan harga lebih terjangkau.
Hal ini akan membuat konsumen lebih tertarik dan melirik produk lokal. Apalagi dikemas dengan kemasan yang eksklusif dan menghadirkan kesan mewah.
Baca Juga: 5 Tahapan Skincare yang Tepat agar Kulit Sehat dan Bersinar
"Kualitas tetap tinggi, tapi harga harus lebih terjangkau. Tentunya lebih hemat ketimbang membeli produk luar yang mahal. Apalagi dengan memberikan promo seperti bebas biaya ongkir, akan semakin membuat konsumen tertarik," katanya.
Manfaatkan Teknologi
Bisnis masa kini sulit dilepaskan dari pemanfaatan perkembangan teknologi. Teknologi juga punya peran penting saat ingin melakukan penjualan, tidak hanya dalam negeri saja tapi juga sampai ke seluruh dunia.
Jika ingin bersaing dengan produk luar, maka harus dapat memberikan kemudahan berbelanja untuk konsumen. Sherry berujar, menggunakan berbagai saluran media sosial merupakan hal wajib, kemudian memiliki website sendiri akan menambah kredibilitas sebuah brand.
Mengoptimalkan media online sangat membantu pemasaran masa kini. Apalagi jika dibarengi dengan strategi pemasaran yang sesuai, pemetaan target audiens dan didukung promosi berupa unggahan konten kreatif di berbagai lini media sosial.
"Kita harus memudahkan konsumen untuk berbelanja. Misalnya memberi akses untuk checkout belanjaan secara langsung tanpa ribet, sebab konsumen lebih suka sesuatu yang praktis," katanya.
Berita Terkait
-
Gelar Karya SDN 2 Pingitlor Banjarnegara, Siswa Jual Produk Lokal Gula Aren
-
Viral Sunscreen Produk Lokal Diduga Mengandung Zat Kimia Berbahaya, BPOM Angkat Bicara
-
FiberStar Rangkul UMKM Tegal, Dukung Pengunaan Produk Lokal dan Pekerja Wanita
-
Jadi Penglaris, Ganjar Pranowo Tampil Total saat Promosikan Produk Lokal Jawa Tengah
-
Selvi Ananda Tenteng Tas Hermes Seharga Rp650 Juta, Warganet Ungkit Seruan Jokowi Pakai Produk Lokal
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan