SUARA SEMARANG - PT Mega Akses Persada (FiberStar) menganugerahi sertifikat kemitraan untuk PT Dwi Mitra Berkah selaku UMKM asal Kota Tegal yang lolos tahap sertifikasi dan terpilih untuk bekerja sama dengan FiberStar dalam melakukan pengadaan barang-barang aksesoris kebutuhan telekomunikasi.
Acara dibuka dengan kata sambutan dari Muhamad Jumadi, Wakil Walikota Tegal dan dilanjutkan dengan sambutan dari Commerce Director PT Mega Akses Persada (FiberStar) Marcelus Ardiwinata, Kamis 16 Juni 2023.
Setelah itu, acara dilanjutkan dengan penyerahan sertifikat dan berkeliling pabrik PT Dwi Mitra Berkah bersama dengan kolega-kolega dari PT. Mega Akses Persada.
Sertifikat kemitraan yang diberikan oleh FiberStar merupakan salah satu bentuk dukungan kepada Sektor UMKM.
Dalam hal ini PT Dwi Mitra Berkah juga telah mendukung pemberdayaan tenaga kerja perempuan khususnya di Kota Tegal dan Provinsi Jawa Tengah, terdapat 17 karyawan perempuan yang terlibat dalam perusahaan manufaktur logam ini.
Bapak Muhamad Jumadi Selaku Wakil Walikota Tegal mengatakan sangat mengapresiasi FiberStar yang telah bermitra dengan PT. Dwi Mitra Berkah selaku UMKM terpilih.
Ini adalah hasil sinergi serta kolaborasi antara UMKM daerah dengan industri telekomunikasi. Kami yakin kemitraan ini dapat membantu pemberdayaan masyarakat sekitar supaya bertumbuh dan berkembang.
Semoga kedepannya lebih banyak industri yang bisa kita dorong demi memulihkan ekonomi daerah masing-masing.
"Diharapkan dengan adanya kerjasama antara FiberStar dengan PT Dwi Mitra Berkah bisa mendukung usaha kecil dan menengah di daerah lainnya, agar kedepannya UMKM dapat dilihat juga oleh perusahaan-perusahaan lainnya di Indonesia," kata Marcelus Ardiwinata, Commerce Director PT. Mega Akses Persada.
FiberStar juga berharap pemberian sertifikat ini dapat memberikan motivasi dan dampak lebih baik lagi kedepannya, baik untuk PT Dwi Mitra Berkah ataupun UMKM lainnya.
"Kepedulian pada UMKM menjadi landasan penting Fiberstar untuk membantu perekonomian, khususnya kota Tegal," katanya.
Tentang PT Mega Akses Persada (FiberStar)
Didirikan tahun 2014, FiberStar telah berkembang menjadi penyedia layanan infrastruktur nasional berbasis kabel fiber optik dengan konsep Net Neutrality.
Dengan 100 persen fiber optik, jaringan FiberStar dibangun pada arsitektur akses terbuka, yang memungkinkan penyedia layanan telekomunikasi untuk memberikan layanan TRIPLE PLAY.
FiberStar telah membuat kemajuan demi pemerataan adopsi ICT di Indonesia sekaligus menciptakan Ketahanan Nasional khususnya dalam bidang Ekonomi Digital di Indonesia.
Hingga Oktober 2020, jaringan kabel optik PT Mega Akses Persada (FiberStar) sudah menjangkau 135 kota ataupun kabupaten di Indonesia mulai dari Provinsi Lampung, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, DI Yogyakarta, Sumatera Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan hingga Sulawesi Selatan.***
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan