Suara.com - Partai NasDem menggelar kegiatan bertajuk Apel Siaga Perubahan di Gelora Bung Karno, Minggu (16/72023).
Kegiatan ini merupakan konsolidasi Internal yang diikuti oleh seluruh pengurus dan kader Partai NasDem se-Indonesia.
Kegiatan ini diisi dengan devile dari 38 provinsi Indonesia, pidato Capres Partai NasDem, Anies Baswedan, dan puncaknya ditutup dengan pidato pengarahan dari Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh.
Dalam kesempatan ini DPW Partai NasDem DKI Jakarta tentu ikut meramaikan kegiatan. Sebanyak lebih dari 50.000 ribu kader NasDem DKI Jakarta hadir, yang terdiri dari pengurus dan kader DPW, DPD, DPC, DPRt, pendukung tiap Bacaleg, dan relawan.
Ketua DPW Partai NasDem DKI Jakarta, Nurcahyo Anggoro Jati menyatakan bahwa kegiatan Apel Siaga Perubahan ini menjadi momen penting dalam upaya pemenangan Partai NasDem DKI Jakarta di Pemilu 2024.
"Tentu kegiatan yang sangat meriah ini, bagi kami menjadi ajang menyatukan semangat, cita-cita, dan pemikiran seluruh kader se Indonesia, utamanya di DKI Jakarta," ujar pria yang akrab disapa Yoyok tersebut.
Selain itu, Yoyok juga menjelaskan bahwa kegiatan Apel Siaga Perubahan ini menjadi ajang untuk konsolidasi seluruh kader NasDem.
"Tadi dilihat sangat meriah, banyak kader dari seluruh provinsi hadir. Ini juga semakin menguatkan keyakinan bahwa Partai NasDem merupakan salah satu kekuatan yang patut diperhitungkan, utamanya pada Pemilu 2024," sambungnya.
Sementara itu, Sekretaris DPW Partai NasDem DKI Jakarta, Wibi Andrino menjelaskan bahwa Partai NasDem DKI Jakarta ikut meramaikan kegiatan Apel Siaga Partai NasDem dengan memberikan berbagai penampilan.
Baca Juga: Golkar Ngaku Diundang di Acara Apel Siaga Perubahan, NasDem: Mereka Tak Ingin Gabung Koalisi
"Ya kami DPW Partai Nasdem DKI Jakarta ikut meramaikan kegiatan Apel Siaga Ini dengan dengan memberikan sajian berupa devile serta tampilan seni seperti Pencak Silat dan Barongsai, ini simbol kolaborasi dan upaya pelestarian budaya ," ujar Wibi Andrino.
Selain dihadiri oleh kader Partai NasDem, dalam acara ini turut pula hadir ketua umum dari partai koalisi perubahan, yaitu Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono dan Ketua Umum Partai Keadilan Sejahtera, Ahmad Syaikhu.
Berita Terkait
-
Gerakan Perubahan NasDem Diklaim Mirip dengan Revolusi Mental Presiden Jokowi, Surya Paloh: Tapi Sayang Seribu Kali Sayang
-
Di Balik Kehadiran Elite Golkar dalam Apel Siaga NasDem, PKS: Bisa Menjadi Koalisi Bersama
-
Singgung Revolusi Mental Jokowi, Surya Paloh: Sayang Seribu Sayang, Harapan Belum Jadi Kenyataan
-
Golkar Hadir di Apel Siaga NasDem, Sinyal Baru Buat Koalisi?
-
Tantang Surya Paloh Jika Benar Nyatakan Perang dengan Jokowi, Chusnul: Kader NasDem yang Masih Jadi Pembantu Jokowi Ya Suruh Mundur, Ga Malu
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak
-
Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya
-
Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar
-
Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?
-
Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi
-
Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi
-
Mengenal Profesi Mixologist, Peracik Minuman yang Kini Makin Diburu Industri F&B
-
Minta Rp4 Juta lalu Sita HP Korban! Modus Polisi Gadungan Terbongkar di Banyumas
-
Indonesia Masih Bergantung pada Obat Impor, Kemandirian Farmasi Jadi Tantangan
-
Nekat Gelantungan di Pintu KRL saat Mabuk, Pria Ini Resmi Masuk Daftar Hitam KAI Commuter