Kehadiran perwakilan Partai Golkar ke apel Siaga Perubahan yang digelar NasDem, membuka spekulasi publik terhadap arah politik Golkar jelang Pemilu 2024.
Meski begitu, Golkar tampaknya masih cukup kuat untuk bertahan pada Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) meski belum menentukan siapa capres yang akan didukung.
Kehadiran Golkar tersebut diakui oleh ketua DPP Christina Aryani untuk memenuhi undangan dan menghargai Ketum NasDem Surya Paloh.
"Jadi ini termasuk rasa hormat kami termasuk juga menghargai Pak Surya Paloh, selama 40 tahun pernah berada di Golkar," terang dia dikutip Senin (17/7/2023)
Apel siaga NasDem di SUGBK pada Minggu (16/7/2023) kemarin dihadiri oleh seluruh Koalisi Perbahan untuk Persatuan (KPP). Presiden PKS, Ahmad Syaikhu juga mengomentari kedatangan Golkar dalam giat akbar itu.
"Kami menyambut hal positif ini. Mudah-mudahan ini juga jadi bagian ke depan, bisa jadi koalisi bersama," ujar Syaikhu.
Di sisi lain komunikasi politik antar parpol tak perlu dibatasi meski ada perbedaan pandangan.
"Saya kira ini bagian dari upaya bagaimana partai itu menjalin komunikasi yang baik. Mungkin Pak Surya Paloh mengundang partai lain juga, kebetulan yang dapat hadir dari Partai Golkar," terang dia.
Terlepas dari kehadiran Golkar itu, Ahmad Syaikhu menyebutkan konsolidasi merupakan faktor penting dalam merebut kemenangan di Pilpres 2024.
"Saya kira itu memang tahapan-tahapan yang memang kami sepakati bersama, setelah masing-masing partai membuat konsolidasi masing-masing, berikutnya kami akan membentuk konsolidasi bersama, bahkan membuat sekber (sekretariat bersama), yang ini bagian dari upaya memenangkan Anies Rasyid Baswedan," kata Ahmad Syaikhu.
Seperti diketahui, Golkar masih urung menentukan arah politiknya saat ini. Padahal sejumlah partai besar sudah mendeklarasikan dukungan pada Pilpres 2024 mendatang.
Tak sedikit dari internal Golkar sendiri mendesak Airlangga Hartarto segera membuat keputusan bulat. Meski begitu, Ketum Golkar ini menyebut tak perlu terburu-buru dalam penentuan capres yang bakal didukung nanti. [ANTARA]
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Kepa Arrizabalaga Biang Kerok Kekalahan Arsenal dari Manchester City
-
Perang Darat Dimulai? AS Bakal Kirim Tentara Serang Pulau Kharg Iran
-
Sebelum Diduga Habisi Nyawa Cucu Mpok Nori, eks Suami Ancam Bunuh Diri Pakai Pisau Gegara Ogah Pisah
-
Usai Beli Saham Capcom, Arab Saudi Bakal Caplok Moonton Rp102 Triliun
-
Ribuan Marinir AS Dikirim Donald Trump ke Timur Tengah, Keluarga: Kapan Ini Akan Berakhir?
-
Novel When My Name Was Keoko, Perjuangan Identitas di Bawah Penjajahan Jepang
-
HP Panas Padahal Gak Main Game? Waspada, Mungkin Ada "Tamu Tak Diundang" Lagi Ngintip
-
15 HP Oppo Terbaru 2026 dan Harganya, Mana yang Cocok Buat Kantongmu?
-
Bukan soal Nominal, Ini Alasan Pentingnya Menghargai Nilai dari Uang Kecil
-
Perang AS-Israel vs Iran Tak Kunjung Selesai, China Kirim Pernyataan Tegas