Suara.com - Nicolas Hardianto dengan akun Insatgram @nichollaslim menjadi salah satu satu kreator konten asal Batam yang meraih sukses. Sebagai bukti, Nicho kini memiliki lebih dari 51,4 ribu followers di IG.
Memulai menjadi kreator konten sejak masih duduk di bangku SMA, Nicolas Hardianto biasanya membuat konten tentang jalan-jalan atau travelling di sejumlah tempat-tempat indah di beberapa kota di Indonesia.
"Saya menyukai dunia konten digital sejak lama. Buat saya, pekerjaan sebagai influencer itu sangat menyenangkan. Karena bekerja sambil liburan itu pasti mengasyikkan," ujar Nicolas Hardianto.
Jadi kreator konten atau influencer, Nicholas Hardianto tak pernah pelit untuk berbagi ilmu. Malah, Nicho tak segan membagi tips bagi anak muda yang ingin mengikuti jejaknya sebagai kreator konten.
Menurut Nicolas Hardianto, ada beberapa kunci agar bisa menjadi kreator konten yang sukses. "Pertama harus cekatan atau up to date untuk memunculkan konten-konten terbaru. Kedua harus memiliki ide kreatif yang mampu menjadi daya tarik sehingga apa yang diposting itu disukai," kata Nicho.
Selain itu, jangan malas membuat konten dan harus konsisten mengisi konten dalam jangka waktu tertenu.
"Yang paling utama ialah konsisten. Jika kita sudah uptodate dan punya ide kreatif tapi tidak konsisten, kita akan kalah dari konten kreator lainnya. Nah rata-rata banyak konten kreator gagal karena tidak konsisten untuk mengupload kontennya," imbuh Nicho.
Dengan segala kemudahan yang ada, Nicolas Hardianto yakin para anak muda bisa menjadi kreator konten.
"Saya rasa anak zaman sekarang cukup kreatif dan bisa memulai di media sosial masing-masing. Punya ide kreatif langsung buat konten, dan harus konsisten, saya jamin pasti bisa," ucap Nicho.
Baca Juga: Sempat Main Film dan Ikut Ajang Miss Asia Awards, Putri Riri Septiliani Kini Asyik Jadi Influencer
"Jika nantinya pengikut atau yang melihat postingan kita sudah banyak, endorsan bakal masuk dengan sendirinya," katanya menyambung.
Nicolas Hardianto pun ingin menginspirasi banyak orang serta merubah pandangan generasi muda, sehingga bisa mengikuti jejaknya untuk mampu mandiri dan tidak lagi bergantung sepenuhnya kepada orangtua. Dia pun akan terus menjalani peran ini dan berkarya sampai tiba waktunya untuk berhenti.
"Banyak sisi positif dan keuntungan yang saya dapatkan sebagai seorang inlfluencer atau kreator konten, salah satunya bisa mengubah sifat ke arah yang lebih. Saya dapat lebih berekspresi dari yang awalnya cenderung tertutup menjadi lebih terbuka. Dengan kegiatan sebagai influencer, saya juga dapat bersosialisasi dengan orang banyak. Padahal sebelumnya hal itu sesuatu yang agak sulit buat saya," tutur Nicolas Hardianto.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
Terkini
-
Ekspor Mineral Kritis Tersendat, Kementerian ESDM Benahi Aturan Kandungan Logam Tanah Jarang
-
61,1 Persen Publik Tak Yakin Koperasi Merah Putih Akan Berkembang
-
Film Live-Action Look Back Masuk Kompetisi Festival Film Venesia ke-83
-
Review Film The Dink: Transisi Karir Atlet Muda hingga Menjadi Pelatih
-
Kenapa Perry Warjiyo Mundur dari Jabatan Gubernur BI?
-
2 Lokasi Terancam Tsunami Usai Gempa Bumi Besar di Kumamoto Jepang
-
Review See You at Work Tomorrow: Cinta yang Diuji oleh Rahasia Masa Lalu
-
Biar Sadar! Bahaya Tramadol Bakal Masuk Materi Khotbah Jumat di Jakarta Pusat
-
Zulhas Pastikan Koperasi Merah Putih Tak Akan Matikan Warung dan UMKM
-
Link Resmi Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional untuk Cek Bansos Kemensos 2026, Begini Caranya