Suara.com - Sejalan dengan semangat Kemerdekaan Indonesia ke-78, Zurich Entrepreneurship Program yang bertujuan mendorong edukasi kewirausahaan, kesiapan kerja, dan literasi keuangan untuk para siswa di Indonesia digelar hingga Juli 2024.
Lebih dari 3.300 siswa dari 40 SMA dan SMK di Jakarta, Bogor, Tangerang Selatan, Bekasi, Bandung, Cimahi, Medan, Semarang, Surabaya, Denpasar, dan Makassar akan mengikuti program kewiraausahaan yang diinisiasi Zurich Indonesia, Z Zurich Foundation, dan Prestasi Junior Indonesia (PJI) ini di tahun kedua ini.
“Menyusul kesuksesan besar bekerja sama dengan 30 sekolah di tahun pertama kolaborasi kami, dengan senang hati kami memperluas dampak program kewirausahaan ini dengan menjangkau lebih banyak siswa, guru, dan sekolah di tahun kedua pelaksanaannya," kata kata Chris Bendl, Country Manager Zurich Indonesia, dalam keterangan tertulisnya.
Pihaknya berharap keterampilan yang diperoleh melalui program ini akan menjadi aset berharga bagi siswa untuk tumbuh dan sukses di masa depan – selaras dengan tujuan Zurich yaitu menciptakan masa depan yang lebih cerah.
Selama periode program, lanjut dia, para siswa juga akan memiliki kesempatan untuk berinteraksi secara langsung dengan karyawannya yang menjadi mentor.
Pengetahuan praktis dan pengalaman riil dari dunia bisnis yang dibagikan para mentor diharapkan dapat mengoptimalkan manfaat dari program kewirausahaan tersebut.
Senada dengan Chris, Gregory Renand, Head of the Z Zurich Foundation mengatakan, pihakanya percaya bahwa generasi muda yang berpendidikan akan dapat mengendalikan masa depannya serta membantu mewujudkan masyarakat yang lebih inklusif.
“Kehadiran program ini juga diharapkan dapat mendukung pelaksanaan Kurikulum Merdeka dan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila di sekolah, khususnya untuk memfasilitas siswa dan guru dalam mengeksplorasi wawasan dan keterampilan seputar kewirausahaan dan gaya hidup berkelanjutan," kata Robert Gardiner, Academic Advisor and Operations Counsel Prestasi Junior Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan