Suara.com - Buttonscarves kembali membuat gebrakan internasional lewat kampanye #ButtonscarvesGoesGlobal, yang kali ini berlangsung di Kuala Lumpur, Malaysia.
Rangkaian kegiatan ini diisi dengan kampanye dan inisiasi yang unik. Pertama, rangkaian acara Buttonscarves Takes Over Kuala Lumpur ini diawali dengan “The Bimu Car”, yaitu sebuah inisiatif fully wrapped premium car pertama di Malaysia untuk tipe mobil Vellfire dan Alphard.
Hadir di Kuala Lumpur dari tanggal 21 Agustus-21 September 2023, The Bimu Car dibalut dengan motif ikonis monogram bimu dengan menggunakan warna viva magenta yang merupakan ciri khas warna #ButtonscarvesGoesGlobal.
Selain itu, Buttonscarves kembali hadir dengan instalasi tas raksasanya yang diberi nama Aluna Flap Bag Giant Installation. Instalasi ini hadir di Pavilion Mall, Kuala Lumpur yang merupakan pusat perbelanjaan premium di Malaysia dari tanggal 25 Agustus - 3 September 2023.
Instalasi tas raksasa ini memiliki panjang 3 meter, lebar 6 meter, dan tinggi 4,26 meter. Selain mencuri perhatian dari para pengunjung, Giant Installations Aluna Flap Bag ini juga berhasil meraih Malaysian Books of Records sebagai replika tas flap terbesar di negara itu.
Buttonscarves juga menjadi brand pertama dari Indonesia yang terpilih untuk menampilkan koleksinya Ethereal Escapades lewat fashion show tunggal di Asia Fashion Exchange Kuala Lumpur Fashion Week (KLFW) tanggal 27 Agustus 2023.
Asia Fashion Exchange KLFW yang baru dimulai pada tahun 2023 ini menjadi sebuah ajang untuk menumbuhkan pemahaman, apresiasi, dan kolaborasi di antara berbagai budaya melalui fashion.
Koleksi Kuala Lumpur Fashion Week ini menampilkan desain berupa gabungan antara monogram Buttonscarves yang ikonis dengan style yang modern.
Baca Juga: Dukung Jadi Kabupaten Kreatif, Warkaban Gelar Bantul Muslim Fashion Show
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran
-
Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija
-
Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger
-
Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League
-
Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa
-
Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara
-
Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU
-
Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum
-
Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok
-
Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan