Suara.com - Penulisan dan publikasi jurnal internasional merupakan hal yang penting di dunia pendidikan, baik bagi mahasiswa maupun dosen. Dari karya inilah rekam jejak seorang peneliti akan semakin kuat dan mumpuni.
Terlebih, jika karya ilmiah yang diterbitkan dalam jurnal internasional memiliki status bereputasi. Publikasi jurnal juga sangat lah penting karena merupakan salah satu syarat wajib kelulusan yang harus dipenuhi saat menempuh pendidikan pascasarjana.
Untuk membantu meningkatkan kemampuan penulisan ilmiah para mahasiswa, Pusat Publikasi Nusantara baru-baru ini menggelar webinar bertajuk "Meningkatkan Kualitas Penulisan Artikel Jurnal Internasional".
Dalam webinar ini, para peserta didampingi oleh sejumlah ahli dalam bidangnya, antara lain Coach Muhamad Mustaqim, Managing Editor Scopus Q1, Putri Amalia Z, Editor Eksekutif Jurnal Internasional EBSCO, serta Widia, yang memberikan panduan dan strategi efektif untuk menulis artikel jurnal internasional yang berkualitas.
Coach Muhamad Mustaqim, sebagai salah satu narasumber, menyatakan, tujuan dari webinar ini adalah untuk membantu peserta memahami standar-standar penulisan yang diterima di tingkat internasional serta memperbaiki teknik penulisan mereka.
Webinar ini mencakup berbagai topik penting, termasuk pengenalan artikel jurnal internasional, struktur artikel, penyusunan abstrak yang efektif, metodologi penelitian, analisis dan presentasi hasil, pembahasan dan kesimpulan, penyusunan referensi, serta etika penulisan dan publikasi.
"Melalui webinar ini, kami berharap dapat meningkatkan kemampuan akademik para peserta, terutama mereka yang masih baru dalam dunia penelitian dan penulisan ilmiah. Mereka dapat memahami cara menyusun dan menyajikan hasil penelitian secara sistematis," kata Putri Amalia Z menambahkan.
Selain itu, webinar ini juga bertujuan untuk mendorong lebih banyak penelitian dan publikasi ilmiah di jurnal-jurnal internasional serta membangun komunitas akademik yang solid, di mana para peserta dapat saling berbagi pengalaman dan pengetahuan mereka.
Menyikapi webinar ini, salah satu peserta menyatakan, dirinya merasa sangat terbantu dengan materi yang diberikan dalam webinar ini. Karena ia jadi lebih memahami aturan dan pedoman yang berlaku di jurnal-jurnal internasional, serta teknik-teknik penulisan yang dapat meningkatkan kualitas artikel saya.
Baca Juga: Profil Ari Dwipayana dan Pratikno: Dikritik Keras Mahasiswa UGM, Diminta Pulang ke Jalan Demokrasi
Dengan demikian, webinar yang diselenggarakan oleh Pusat Publikasi Nusantara ini memberikan akses langsung kepada para ahli yang berpengalaman dalam penulisan artikel jurnal internasional, memastikan peserta mendapatkan wawasan berharga untuk meningkatkan kualitas penulisan mereka dalam dunia ilmiah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
Terkini
-
Rupiah Kembali Loyo ke Rp17.722, Harga Minyak Dunia Jadi Beban
-
Keluarga Sutrimo Datangi Polda, Pertanyakan Hasil Ekshumasi dan HP yang Hilang
-
BRI Bukukan Laba Rp31,2 Triliun, 75,1 Persen Kredit Mengalir ke UMKM
-
3 Smartwatch Wanita dengan Fitur Pelacak Siklus Haid dan Kalender Kesuburan
-
Pemadaman Listrik Bergilir 2 Jam Sehari di Sulsel
-
Ketika Pilihan Lama Tak Lagi Cukup, XL Ultra 5G+ Siap Melaju
-
Penampakan Langit Suriah Mendadak Jadi Merah! Jarak Padang Nol Akibat Fenomena Alam
-
Kantongi Kartu Anggota Seumur Hidup, Prabowo Disebut Presiden Kedua dari Kalangan NU
-
Moisturizer Cicera B5 Derma XP untuk Jenis Kulit Apa? Pelembap Murah Cuman Rp40 Ribu
-
BRI Catat Laba Rp31,2 Triliun, Kredit Tumbuh 16,2 Persen hingga Juni 2026