Suara.com - Publikasi ilmiah merupakan topik yang selalu dibicarakan dalam perkembangan ilmu pengetahuan. Di luar negeri, kalangan akademisi berkompetisi untuk menghasilkan ide dan gagasan melalui karya ilmiah untuk dapat dipublikasikan agar buah pikiran yang muncul dapat diketahui secara luas.
Mereka menganggap bahwa publikasi ilmiah adalah hal yang mutlak dilakukan dalam upaya memberikan kontribusi terbaik untuk ilmu pengetahuan. Sayangnya, menulis artikel ilmiah cenderung belum dipandang sebagai suatu hal yang krusial bagi akademisi, terutama mahasiswa di Indonesia.
Untuk meningkatkan hal tersebut, Sahabat Solusi Publikasi, Lembaga publikasi jurnal berbadan hukum sukses menyelenggarakan webinar bertajuk "Peningkatan Publikasi Ilmiah Pada Dunia Akademis Dan Industri" baru-baru ini.
Acara ini dihadiri oleh lebih dari 1.500 peserta dari berbagai instansi, baik akademisi maupun industri. Webinar ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman tentang pentingnya publikasi ilmiah bagi kemajuan dunia akademis dan industri.
Selain itu, webinar ini juga diharapkan dapat mendorong kolaborasi antara kedua pihak dalam menghasilkan publikasi ilmiah yang berkualitas dan bermanfaat.
Menjembatani Dunia Akademis dan Industri
Dalam sambutannya, Direktur Sahabat Solusi Publikasi, Ibu Evi Latifah, menekankan peran krusial publikasi ilmiah dalam memperkuat hubungan antara dunia akademis dan industri.
"Kedua dunia ini, seperti dua sisi mata uang, saling melengkapi dan membutuhkan satu sama lain untuk mencapai kemajuan yang berkelanjutan," terangnya.
Evi Latifah menjelaskan bahwa dunia akademis, dengan kecanggihan riset dan pengembangan ilmu pengetahuan, memiliki potensi besar untuk memberikan kontribusi berharga bagi industri. Di sisi lain, industri memiliki tantangan dan kebutuhan yang dapat menjadi sumber inspirasi bagi para peneliti.
Baca Juga: Bikin Iri, Prilly Latuconsina Ungkap Orang Tuanya Tak Pernah Periksa Rapor
"Publikasi ilmiah menjadi medium di mana ide, temuan, dan inovasi dapat bertemu dan saling berbagi. Dengan meningkatkan kualitas dan kuantitas publikasi ilmiah, kita dapat membuka peluang kolaborasi yang lebih luas antara akademisi dan industri, yang pada akhirnya akan mendorong kemajuan di kedua bidang," kata dia.
Para narasumber memaparkan materi tentang pentingnya publikasi ilmiah, strategi meningkatkan kualitas publikasi ilmiah, dan peluang kolaborasi antara akademisi dan industri. Ini adalah salah satu bentuk mendukung pengembangan kualitas publikasi di Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
- 5 Pilihan Mesin Cuci 2 Tabung Paling Murah, Kualitas Awet dan Hemat Listrik
Pilihan
-
Persib Bandung Bakal Boyong Ronald Koeman Jr, Berani Bayar Berapa?
-
Modus Tugas Kursus Terapis, Oknum Presenter TV Diduga Lecehkan Seorang Pria
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
Terkini
-
Mengenal Inovasi dan Manfaat Lelang bagi Perekonomian Nasional
-
Rakhano Rilis "Sempat Tak Sempat", Lagu Galau yang Bikin Susah Move On
-
Paramount Land Gelar Pesta Rakyat 'Sinergi dalam Satu Harmoni'
-
Edukasi dan Promosi Kelestarian Hutan, FSC Forest Week di Indonesia Resmi Diluncurkan
-
Pastry Chef Audrey Tampi Gelar Demo Masak Eksklusif di Jakarta
-
Custom Desain Cincin Pernikahan Jadi Tren, Buat Cinta Makin Jadi Lebih Bermakna
-
Meriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-79 dengan Tingkatkan Nasionalisme dan Eratkan Kebersamaan antar Karyawan
-
Rayakan HUT RI, Pergikuliner Festival Ruang Rasa Hadirkan Ragam Kuliner Indonesia di Central Park
-
Rayakan Hari Kemerdekaan Bersama Lebih dari 6000 Siswa dengan Berbagi Es Krim Gratis di Seluruh Indonesia
-
Terinspirasi HUT RI di IKN, The House of Arwuda Luncurkan Parfum Independence