Suara.com - Bisnis coffee shop dalam satu dekade terakhir memang menjadi pilihan para pelaku bisnis. Bagaimana tidak, minat dan permintaan masyarakat akan kebutuhan kopi meningkat sangat cepat menjadikan industri ini mendapatkan laba yang cukup stabil dan panjang.
Namun, dinamika bisnis kuliner pun mengalami perubahan yang cukup signifikan. Minat pasar akan ragam produk di luar minuman kopi pun sama tingginya. Oleh karena itu, Teman Nongkrong yang mengusung one stop service ini memberikan paket lengkap kepada pelaku bisnis yang ingin menjadi bos bisnis coffee shop miliknya sendiri.
Namun, seberapa besar investasi yang diperlukan dan apa saja yang dibutuhkan untuk bergabung dengan jaringan kemitraan Teman Nongkrong?
Pertama, Anda dapat hubungi tim pengembangan bisnis mereka untuk mendapatkan informasi lebih lanjut tentang program kemitraan. Kemudian, Anda akan diundang untuk menghadiri sesi orientasi dan presentasi yang akan memberikan gambaran lengkap tentang sistem kemitraan yang ditawarkan.
Teman Nongkrong menawarkan sistem kemitraan yang komprehensif dan terstruktur. Ini termasuk bantuan dalam perencanaan dan desain toko, pelatihan untuk manajemen operasional, pemasaran, dan pengelolaan stok. Selain itu, Anda akan mendapatkan dukungan terus-menerus dari tim pengembangan bisnis mereka untuk memastikan kesuksesan bisnis.
Setelah bergabung dengan Teman Nongkrong, Anda akan masuk ke dalam serangkaian tahapan kerja sama yang meliputi pelatihan awal, pembukaan toko, dan dukungan operasional yang berkelanjutan. Syarat mitra meliputi komitmen untuk menjaga standar kualitas, kepatuhan terhadap peraturan dan prosedur yang ditetapkan, serta kemampuan untuk beradaptasi dengan perubahan pasar.
Terakhir yang paling membuat penasaran adalah soal harga dan investasi. Investasi awal untuk bergabung dengan Teman Nongkrong adalah sebesar Rp200 jutaan. Biaya ini mencakup berbagai aspek, termasuk hak waralaba, peralatan dan perlengkapan operasional, pelatihan awal, serta biaya pengelolaan awal.
Harga di atas juga sudah memungkinkan Anda untuk memiliki 5 produk kuliner yang sedang diminati masyarakat. Bandingkan dengan Anda membuka 5 brand berbeda, tentu biaya yang harus dikeluarkan jadi jauh lebih mahal.
Namun selain itu ada juga biaya operasional harian yang perlu dipertimbangkan, seperti biaya bahan baku, biaya tenaga kerja, serta biaya sewa tempat usaha.
Bagaimana, sudah siap jadi bos bisnis coffee shop milik sendiri?
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan