Suara.com - Lawson Indonesia bersama Multimedia Nusantara Polytechnic (MNP) menggelar ajang Eco Bag Competition 2024 sebagai upaya mendorong partisipasi generasi muda dalam gerakan kesadaran lingkungan.
Kompetisi ini menawarkan kesempatan bagi pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat untuk berkontribusi dalam mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, melalui desain tas belanja yang kreatif dan ramah lingkungan.
Corporate Communication Manager Lawson Indonesia, Firly Firlandi, menjelaskan kompetisi ini, bertujuan untuk menginspirasi pemuda yang peduli lingkungan dalam memilih gaya hidup yang lebih berkelanjutan. Lawson sendiri telah berhasil menekan penggunaan plastik sekali pakai hingga di bawah satu persen dengan menggantinya dengan tas belanja yang dapat digunakan berulang kali.
"Kami melihat tas belanja bukan hanya sebagai kebutuhan, tetapi juga bagian dari gaya hidup. Oleh karena itu, kami mengajak para pelajar untuk berpartisipasi dalam mendesain pesan dan gambar yang kreatif untuk tas belanja Lawson," ujarnya.
Roy Anthonius Susanto selaku Direktur MNP menyambut baik inisiatif ini dan menyatakan bahwa Eco Bag Competition sejalan dengan komitmen kampus dalam menerapkan prinsip go green dan pembelajaran berbasis praktik. MNP sendiri telah aktif dalam upaya pelestarian lingkungan, termasuk dengan mendirikan bangunan kampus yang ramah lingkungan.
"Eco Bag Competition diharapkan dapat menghasilkan karya-karya yang tidak hanya artistik, tetapi juga memperhatikan aspek bisnis yang relevan. Ini sejalan dengan semangat MNP sebagai perguruan tinggi vokasi yang mengedepankan proses pembelajaran berbasis praktik dengan real project," ungkapnya.
Karya terbaik dari Eco Bag Competition 2024 akan diaplikasikan pada tas belanja Lawson dan akan tersedia di seluruh gerai Lawson selama periode tertentu. Periode pendaftaran peserta berlangsung mulai 13 Mei hingga 14 Juli 2024, dan calon peserta dapat mendaftar melalui formulir yang tersedia di website resmi MNP.
Pemenang kompetisi akan diumumkan pada tanggal 3 Agustus 2024 dan berhak mendapatkan uang tunai serta beasiswa dengan total nilai Rp200 juta untuk berkuliah di MNP.
Baca Juga: Deretan Bos BUMN Hingga Pengusaha Calon Ketum IKA ITS Didorong Perkuat Isu Kelestarian Lingkungan
Berita Terkait
-
100 Ribu Pohon Ditanam Kementerian ATR/BPN, Berikan Nilai Tambah Ekonomi
-
Hari Lingkungan Sedunia, Ini 3 Gaya Hidup Ramah Lingkungan yang Perlu Diterapkan Sehari-hari
-
Ini Alasan Pentingnya Memilih Cat dengan Kadar VOC Rendah
-
RDF Plant: Solusi Ekonomis dan Ramah Lingkungan Pengolahan Sampah di Jakarta
-
Pemerintah Ingin Bahan Material Proyek IKN Ramah Lingkungan
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
Pilihan
-
Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata
-
Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Terus Melawan
-
Dua Sepeda Motor yang Dibakar Massa di Pos Polisi Pejompongan Diduga Milik Intel
-
Sepeda Motor Dibakar Dekat Pos Polisi Pejompongan, Bentrok Pecah
-
Tolak MBG dan Kopdes, FMN: Anggaran Hanya Lari ke Prabowo dan Kroni-kroninya!
Terkini
-
Momen Hangat Rudy Susmanto di Balai Kesejahteraan Sosial: Dari Beri Makan Warga hingga Cek Fasilitas
-
Massa Pati Dikecam Ojol usai Tinggalkan Aksi DPR, Botok Buka Suara
-
Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Masih Terus Melawan
-
Cerita Suara Dentuman Kagetkan Warga Pandeglang: Rumah Hancur Meledak, Penghuni Berhamburan
-
AMPB Akhirnya Minta Maaf ke Ojol Usai Dikecam karena Tinggalkan Massa Aksi di Jakarta
-
Perang 400 Anggota Gangster Pecah di Jalan Raya Jakarta-Bogor, Satu Orang Terluka Bacok
-
Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata
-
Revaldo Kembali Tergiur Narkoba Setelah Bertemu Pemasok di Bogor
-
Demo DPR Ricuh, Polisi Bubarkan Massa dengan Gas Air Mata
-
Palmerah Membara: Pospol Petamburan Dikabarkan Dibakar Massa, Gas Air Mata Pecah Berkali-kali