Suara.com - Lebih dari 250 mahasiswa berprestasi Indonesia ikut dalam National Leadership Camp (NLC) bertajuk “Empowering Sustainable Leaders” di Jakarta pada 27 - 30 Juni 2024.
Kegiatan ini bertujuan untuk menutup pembinaan angkatan XI, Lembaga Beasiswa Rumah.
Mahasiswa-mahasiswa tersebut berasal antara lain dari Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Padjadjaran (Unpad), Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Airlangga (Unair), Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Sumatera Utara (USU), Universitas Sebelas Maret (UNS), dan berbagai perguruan tinggi lainnya.
National Leadership Camp 2024 mengusung tema "Empowering Sustainable Leaders" bertujuan untuk membekali para mahasiswa dengan keterampilan dan pengetahuan tentang kepemimpinan berkelanjutan.
Tema ini mencerminkan komitmen Rumah Kepemimpinan dalam menciptakan generasi pemimpin yang mampu membawa perubahan positif dan berkelanjutan di masyarakat. Peserta diajak untuk memahami pentingnya kepemimpinan yang beretika, inovatif, dan bertanggung jawab terhadap lingkungan dan sosial.
Selama tiga hari, peserta NLC mengikuti berbagai sesi pelatihan, diskusi, hingga kegiatan amazing race yang dirancang untuk mengembangkan kemampuan kepemimpinan mereka. Acara NLC ini juga turut menghadirkan sesi diskusi inspiratif berupa Changemaker Talk, IARK Talk, dan Leaders Talk yang mengundang pembicara nasional dari berbagai bidang untuk berbagi pengalaman serta pengetahuan yang dapat mereka terapkan dalam kehidupan akademis dan profesional mereka di masa depan.
Sesi diskusi Changemaker Talk NLC berlangsung dengan khidmat dengan dipimpin langsung oleh Akif Tholibul Huda sebagai moderator. Pada sesi ini, Khoirul Anwar (Penemu 4G LTE), Syaeful Anwar (Penemu Ventilator Covid-19), Anna Amaliyah Agus (Dosen FEB UI). Sementara pada sesi IARK Talk, dimeriahkan dengan diskusi dari Frandy Taqwa Subachtiar (Owner JagoBahasa dan Kampung Inggris), Firdaus Designerindy (Content Creator), dan Dhanita Fauziah Ulfa (Economist Bank Indonesia).
NLC juga memberikan kesempatan kepada para peserta untuk tampil dan berbicara di depan audiens dengan menunjukkan pengetahuan dan ide-ide mereka. Para peserta diwadahi dalam sesi Leaders Talk. 3 diantara yang berkesempatan tampil, yakni: Putri Ramadhina “Impactful Leaders: Menjadi Obor Ber-Api Kecil”, Sirojuddin Kholil Muhammad membawakan materi “Digital Leaders: Pemimpin Yang Cakap Teknologi”, dan Syakira Puteri membawakan materi “Women Leaders: Perempuan Arsitek Peradaban”.
Dalam puncak acara, hadir juga KH Cholil Nafis yang menyampaikan materi seputar Kepemimpinan Islam. KH Cholil Nafis menyampaikan bahwa dalam kepemimpinan harus dilatih. Ia juga menjelaskan bahwa pemimpin merupakan cerminan dari yang dipimpin oleh karena itu ia memberikan semangat kepada peserta untuk terus memiliki kemauan belajar.
Baca Juga: Ulasan Buku Leadership Mastery: Sukses Memimpin Diri Sendiri dan Orang Lain
“Pemimpin tidak berjalan di jalan yang datar, di jalan yang halus. Ia adalah orang yang bisa berjalan dalam segala kondisi. Meskipun berjalan dalam kondisi berbatu, ia tidak terhambat oleh kerikil-kerikil yang mengganggu. Pemimpin adalah orang yang terus semangat dalam menebar kebaikan-kebaikan," ujarnya.
Hari pertama pelaksanaan NLC 2024 juga dimeriahkan dengan kegiatan Pentas Seni Solidaritas Palestina dan penggalangan dana, yang berhasil mengumpulkan dana Rp22 juta. NLC 2024 ditutup dengan upacara wisuda bagi penerima manfaat beasiswa Rumah Kepemimpinan.
Berita Terkait
-
Bukan soal Jabatan! Ini 5 Tahapan Menuju Pemimpin Hebat ala John Maxwell
-
4 Rekomendasi Buku tentang Leadership, Biar Jadi Pemimpin yang Inspiratif!
-
Women in Tourism Indonesia Gelar Edisi Spesial WTIDcamp Kerja Sama dengan Kampung Wisata Sosromenduran
-
Beda Gaya Kepemimpinan Jokowi dan Prabowo Dibocorkan Orang Dalam
-
5 Hal yang Harus Dilakukan Pebisnis Agar Memiliki Tim yang Loyal dan Solid
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Terkini
-
Dipicu Semak Kering dan Angin, Lahan Perbukitan Desa Pasirbaru Cisolok Hangus Terbakar
-
Tim Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Buka Suara Soal Kematian Sutrismo
-
Ketika Tumpukan Kardus Paket Menjadi Jejak Perilaku Konsumsi Gen Z
-
Diklaim Minta Berunding, Iran Tegaskan Tak Ada Negosiasi Rahasia dengan Amerika Serikat
-
Rekor Shin Tae-yong Jadi Hantu, John Herdman Dituntut Buktikan Kualitas di ASEAN Cup
-
Usai Bertemu Seskab Teddy, Pramono Anung Bocorkan Deretan Proyek Baru untuk Jakarta
-
Mau Makan Enak Tapi Diskon? Cek Syarat Promo BRI di Yamatoten Abura Soba Ini
-
Di Balik Gerakan Tanpa Kata, Bagaimana Pantomim Jadi Ruang Memulihkan Diri?
-
Tak Buru-buru, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Masih Pikir-pikir Ajukan Praperadilan
-
Elegan dan Eksotis! Intip Highlight Medley Album Red Velvet, Velvet Summer