Suara.com - Publikasi ilmiah merupakan topik yang selalu dibicarakan dalam perkembangan ilmu pengetahuan. Di luar negeri, kalangan akademisi berkompetisi untuk menghasilkan ide dan gagasan melalui karya ilmiah untuk dapat dipublikasikan agar buah pikiran yang muncul dapat diketahui secara luas.
Mereka menganggap bahwa publikasi ilmiah adalah hal yang mutlak dilakukan dalam upaya memberikan kontribusi terbaik untuk ilmu pengetahuan. Untuk meningkatkan peluang publikasi di jurnal-jurnal berkualitas, seorang akademisi perlu memahami alur publikasi dalam penelitian.
Dalam webinar dengan tema "Alur Publikasi" yang digelar Academia Open Publisher pada tanggal 21 Maret 2024 lalu, Ega Nurfadhillah, S.Pd, salah satu pengisi materi mengatakan hak ini diharapkan dapat membantu para akademisi dalam memantau proses publikasi penelitian mereka.
Ia memaparkan materi tentang alur publikasi penelitian secara komprehensif. Ia menjelaskan tahapan-tahapan yang harus dilalui oleh para akademisi dalam mempublikasikan penelitian mereka, mulai dari persiapan naskah, pemilihan jurnal, hingga proses review dan publikasi.
Selain itu, Ega Nurfadhillah juga memberikan tips dan trik untuk meningkatkan peluang publikasi di jurnal-jurnal berkualitas. Ia menekankan pentingnya memilih jurnal yang sesuai dengan bidang penelitian dan memiliki reputasi yang baik.
Webinar ini disambut antusias oleh para akademisi dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Banyak peserta yang mengajukan pertanyaan dan berdiskusi dengan pemateri mengenai berbagai hal terkait alur publikasi penelitian.
"Saya harap, acara ini dapat menjadi wadah bagi para akademisi untuk mendapatkan informasi dan pengetahuan tentang alur publikasi penelitian, sehingga mereka dapat meningkatkan kualitas publikasi mereka dan berkontribusi pada kemajuan ilmu pengetahuan," tutup Direktur Academia Open Publisher, Daimah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan