Suara.com - Seorang santri asal Lhokseumawe menjuarai kompetisi bernyanyi Meusaho Lam Nada yang diadakan Aneuk Muda Aceh Unggul Hebat (AMANAH). Penampilan 11 finalis memukau para juri, termasuk Pongki Barata.
Juara AMANAH Singing Competition 2024, Muhammad Hafidz Zikrillah mengaku bangga dengan prestasinya kali ini.
“Jujur sebenarnya enggak menyangka, (perasaannya) campur aduk enggak tahu. Pokoknya, pasti bangga lah, terharu,” katanya ditulis Senin (12/8/2024).
Pemuda berusia 17 tahun itu mengaku berjuang keras untuk memenangkan kompetisi tersebut. Ia bahkan harus berlatih secara tekun dan serius di tengah aktivitasnya mondok dan sekolah di MAS Ruhul Islam Anak Bangsa Kabupaten Aceh Besar.
“(Tantangannya) lebih ke perjuangan ya. Soalnya, aku juga dari pondok pesantren. Untuk latihan dan akses ke internet segala macam itu susah. (Perjuangan itu) ya terbayarkan lah (dengan mendapat gelar juara),” tutur Hafidz menahan haru.
Penampilannya pada acara Grand Final AMANAH Singing Competition 2024 di Auditorium Unmuha Banda Aceh, membawakan lagu “I Surrender” milik Celine Dion. Hafidz menunjukkan keahliannya bernyanyi dalam nada-nada tinggi yang cukup dinamis.
Kemampuannya bernyanyi didukung penghayatan melalui ekspresi sedih yang menyesuaikan dengan tema lagunya. Tak heran, penampilan peserta nomor urut sembilan itu pun menuai pujian dari para juri.
Sementara itu, pemenang peringkat kedua pada AMANAH Singing Competition 2024 adalah Mauliddin asal Aceh Timur yang tampil mengenakan busana tradisional daerahnya. Sedangkan, di posisi ketiga diraih peserta perempuan dari Aceh Barat Daya, Al Farahil Ala.
“Sejauh ini untuk lomba yang tadi kita bikin, kita memang punya potensi dan banyak potensi-potensi besar. Ada banyak bakat baru yang muncul dan ini menjadi sebuah cahaya bagus di industri Aceh ke depannya,” kata salah seorang juri, Nazar Apache.
Baca Juga: Gelar Sosialisasi Kebersihan di SMA 16 Banda Aceh, AMANAH Libatkan Pelajar Kelola Sampah
Menurutnya, kompetisi bernyanyi yang diinisiasi AMANAH sangat membantu menyalurkan kreativitas generasi muda di Aceh. Tak hanya mendapatkan piala, pemenangnya juga akan difasilitasi untuk mengeluarkan karya secara profesional.
Oleh karena itu, peran AMANAH dalam mengembangkan potensi generasi muda di Aceh dinilai sangat signifikan. Sebagai seorang seniman, Nazar berharap program unggulan Presiden Joko Widodo itu berkesinambungan.
“Ini adalah jawaban dari pada mimpi-mimpi anak muda Aceh yang sudah cukup lama merindukan ruang-ruang kreativitas dan alhamdulillah adanya AMANAH hari ini membuka ruang itu,” tuturnya mengapresiasi AMANAH.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Mengenal Inovasi dan Manfaat Lelang bagi Perekonomian Nasional
-
Rakhano Rilis "Sempat Tak Sempat", Lagu Galau yang Bikin Susah Move On
-
Paramount Land Gelar Pesta Rakyat 'Sinergi dalam Satu Harmoni'
-
Edukasi dan Promosi Kelestarian Hutan, FSC Forest Week di Indonesia Resmi Diluncurkan
-
Pastry Chef Audrey Tampi Gelar Demo Masak Eksklusif di Jakarta
-
Custom Desain Cincin Pernikahan Jadi Tren, Buat Cinta Makin Jadi Lebih Bermakna
-
Meriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-79 dengan Tingkatkan Nasionalisme dan Eratkan Kebersamaan antar Karyawan
-
Rayakan HUT RI, Pergikuliner Festival Ruang Rasa Hadirkan Ragam Kuliner Indonesia di Central Park
-
Rayakan Hari Kemerdekaan Bersama Lebih dari 6000 Siswa dengan Berbagi Es Krim Gratis di Seluruh Indonesia
-
Terinspirasi HUT RI di IKN, The House of Arwuda Luncurkan Parfum Independence