YOGYAKARTA - Sebanyak 100 peserta mengikuti kegiatan 'Pasar Lokal Suara UMKM' yang bertempat di DuniaKita Cafe & Restaurant, Yogyakarta pada Kamis (18/8/2022). Melalui kegiatan ini, Suara.com mendorong pengusaha UMKM untuk mengembangkan usahanya.
Ada tiga narasumber yang sangat berkompeten menjadi pembicara pada kegiatan ini, yaitu Khaleili Nungki Hashifah yang merupakan founder dan conceptor Creative Batik, Suwarjono selaku Pimpinan Redaksi Suara.com, dan Eri Kuncoro penerima apresiasi SATU Indonesia Awards 2020 kategori khusus Pejuang Tanpa Pamrih di Masa Pandemi Covid-19.
Pimpinan Redaksi Suara.com Suwarjono mengatakan, Yogyakarta menjadi kota ketiga dari rangkaian roadshow Kelas UMKM yang digelar Suara.com. Tujuan pihaknya menggelar kegiatan ini untuk mendukung pelaku UMKM agar bisa terus berinovasi mengembangkan produknya agar bisa berdaya saing tinggi.
Menurutnya, keberadaan media digital yang berkembang pesat saat ini bisa menjadi medium pendukung produk-produk dari para pelaku UMKM.
"Saya kira kami bisa membantu dengan apa yang bisa kami lakukan untuk para pelaku UMKM. Tidak hanya memberikan informasi, tapi juga terkait dengan kegiatan sehari-hari yang dilakukan, salah satunya UMKM," katanya, Suwarjono pada Kamis (18/8/2022).
Suwarjono berharap dengan adanya kegiatan ini, produk dari para pelaku UMKM menjadi lebih dikenal oleh masyarakat yang lebih luas. Selain itu juga diharapkan para pelaku usaha dapat naik kelas melalui persaingan dengan para importir.
"Harapannnya, produk UMKM bisa lebih terkenal," ujarnya.
Para peserta yang hadir di kelas UMKM keliling ini memiliki tujuan yang beragam, dengan latar belakang dan usia yang berbeda-beda pula. Kebanyakan dari peserta yang ikut serta adalah mereka yang sangat terdampak pandemi Covid-19.
Sujiwanto (68) merupakan pedagang makanan di Yogyakarta yang mulai merintis usaha sejak tahun 2021. Memulai usaha di kala pandemi, bukanlah hal mudah yang harus dihadapi oleh pria yang akrab disapa Totok ini.
Baca Juga: Hari Kemerdekaan Republik Indonesia dan UMKM Nasional Menjadi Bagian Perayaan HUT ke-65 Astra
"Mulai usaha masa pandemi sulit sekali, jualan susah laku. Apalagi yang saya jual kan makanan basah seperti nasi goreng dan ayam katsu, bukan makanan kering yang bisa tahan lumayan lama," katanya, Kamis (18/8/2022).
Sebelumnya Sujiwanto berprofesi sebagai supir, namun karena memasuki usia lanjut dirinya memilih untuk menjalani usaha kecil-kecilan. Dengan usia yang tak lagi muda, Sujiwanto memiliki hambatan dalam mengembangkan usaha di mana pada masa kini segala aspek dilakukan secara digital.
"Saya ikut acara ini sebenarnya mau cari partner untuk mempromosikan usaha saya lewat online, karena semuanya sekarang internet dan saya tidak bisa menggunakan itu," terangnya.
Peserta kelas UMKM keliling lain yang merasakan dampak mendalam pandemi dalam berusaha ialah Endang Sudayani. Ibu dua anak ini menjalani bisnis menjual hasil kriya berbahan benang rajut.
"Saya membuat dan menjual sendiri hasil karya seperti tas rajut dan dompet rajut," kata Endang.
Endang memulai crafting dengan merajut sejak sebelum pandemi. Namun karena penghasilan tidak memuaskan akibat pandemi, Endang memutuskan untuk tidak terlalu produktif dalam berkarya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123