/
Sabtu, 20 Agustus 2022 | 16:59 WIB
Ilustrasi SPBU (Istimewa)

JAKARTA - Wacana kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) masih dalam pembahasan. Hal ini dikatakan Wakil Presiden, Ma'ruf Amin.

Wapres menerangkan, hingga kini wacana tersebut masih digodok dan dibahas. Namun terkait keputusannya hingga kini dirinya belum bisa memastikan.

"Ini sedang dipikirkan. Jadi masih dalam penggodokan, masih dalam pembahasan, apakah akan dinaikkan atau tidak," ucapnya, Sabtu (20/8/2022).

Dia menjelaskan, beban subsidi BBM yang ditanggung negara diperkirakan saat ini telah mencapai Rp500 triliun. Adapun wacana kenaikan BBM ini agar subsidi masih terus bisa berjalan. 

"Bagaimana supaya ini berjalan dengan baik. Jadi APBN kita bisa menopang, tapi juga tidak kemudian kita sampai tidak mampu memberikan subsidi, dan ini sudah ditetapkan 2023," tambah Ma'ruf.

Diketahui, wacana kenaikan BBM ini pertama kali terucap dari Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan. Dikatakannya, bahwa presiden akan menaikan BMM pada minggu depan

Menurut Luhut, presiden telah mengindikasikan bahwa pemerintah tidak bisa terus mempertahankan harga solar dan pertalite dengan harga saat ini. ***

Load More