/
Kamis, 01 September 2022 | 12:18 WIB
Kisah di Balik Lagu Wake Me Up When September Ends dari Green Day (Youtube)

Here comes the rain again
(Hujan turun lagi)
Falling from the stars
(Jatuh dari bintang gemintang)
Drenched in my pain again
(Membasahi lukaku lagi)
Becoming who we are
(Menjadi diri kita sendiri)

As my memory rests
(Saat kenanganku istirahat)
But never forgets what I lost
(Namun tak pernah lupa yang tlah hilang dariku)
Wake me up when September ends
(Bangunkan aku saat September berakhir)

Summer has come and passed
(Musim panas datang dan pergi)
The innocent can never last
(Anak kecil tak pernah bisa bertahan)
Wake me up when September ends
(Bangunkan aku saat September berakhir)

Ring out the bells again
(Bunyikan lagi lonceng-lonceng itu)
Like we did when spring began
(Seperti yang kita lakukan saat musim semi tiba)
Wake me up when September ends
(Bangunkan aku saat September berakhir)

Here comes the rain again
(Hujan turun lagi)
Falling from the stars
(Jatuh dari bintang gemintang)
Drenched in my pain again
(Membasahi lukaku lagi)
Becoming who we are
(Menjadi diri kita sendiri)

As my memory rests
(Saat kenanganku istirahat)
But never forgets what I lost
(Namun tak pernah lupa yang tlah hilang dariku)
Wake me up when September ends
(Bangunkan aku saat September berakhir)

Summer has come and passed
(Musim panas datang dan pergi)
The innocent can never last
(Anak kecil tak pernah bisa bertahan)
Wake me up when September ends
(Bangunkan aku saat September berakhir)

Like my father's come to pass
(Seolah ayahku baru datang)
Twenty years has gone so fast
(Dua puluh tahun berjalan sangat cepat)
Wake me up when September ends
(Bangunkan aku saat September berakhir)
Wake me up when September ends
(Bangunkan aku saat September berakhir)
Wake me up when September ends
(Bangunkan aku saat September berakhir). ***

Baca Juga: Update Harga BBM: Pertamax dan Pertalite Belum Naik, Jenis BBM Ini Malah Turun

Load More