/
Selasa, 06 September 2022 | 09:40 WIB
Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil.

Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil meminta Pertamina untuk terus mengawasi pasokan bahan bakar minyak (BBM) subsidi agar tepat sasaran kepada yang berhak menerimanya.

Peruntukkan BBM subsidi harus diperjelas sesuai aturan, agar permasalahan tentang BBM bersubsidi bisa diatasi dan menjadi tepat sasaran, ungkap Ridwan Kamil usai rapat Paripurna di Gedung DPRD Jawa Barat, Kota Bandung, Senin (5/9/2022).

Permasalahan yang sering terjadi sebelum kenaikan harga BBM naik adalah tentang regulasi BBM subsidi, mengingat tidak semua konsumen berhak mendapatkan BBM subsidi tersebut, karena itu prosesnya harus terukur. 

Permasalahan terutama terjadi di SPBU, tidak ada screening saat konsumen membeli BBM. Ridwan Kamil juga minta Pertamina memiliki cara agar yang membeli BBM subsidi itu benar-benar tepat sasaran.

Ridwan Kamil juga memaparkan bahwa langkah pemerintah menaikan harga BBM, harus disikapi bersama dengan bijak. Karena saat ini subsidi BBM sudah mencapai angka kurang lebih Rp500 triliun.

Pemprov Jabar sendiri tidak tinggal diam menyikapi kenaikan BBM ini. Pihaknya akan terus mengawal penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) BBM dari pemerintah agar tepat sasaran.(*)

Load More