PURWAKARTA - Seorang pejalan kaki bernawa Sariah (60) tewas ditabrak sepeda motor di Jalan Raya Cibening, Kecamatan Bungursari, Kabupaten Purwakarta , Senin (19/9/2022) pagi. Peristiwa ini terjadi di gerbang masuk Perum BIP Cibening sekitar pukul 05.10 WIB.
Kapolsek Bungursari, Kompol Budi Harto menerangkan, awal mula kecelakaan maut ini saat korban hendak menyeberang. Pada saat bersamaan sebuah sepeda motor yang dikendarai Tajudin (30) sambil membonceng Nia Sari (26) melaju dengan kecepatan tinggi.
Sepeda motor yang melaju menuju arah Sadang itu kemudian menabrak korban. Hingga kemudian, korban tewas di lokasi karena mengalami luka yang cukup parah akibat insiden itu.
Oleng setelah menabrak Sariah, pengendara motor itu pun kemudian tak bisa mengendalikan kendaraannya hingga kemudian menabrak trotoar di kiri jalan.
"Kejadiannya sekira pukul 05.10 WIB, saat itu motor yang di kendarai Tajudin Muslim itu datang dari arah Cikopo menuju arah Sadang. Setiba di TKP di jalan yang lurus menabrak penyebrang jalan, kemudian motor ngebuang ke kiri jalan ngebentur Trotoar," katanya, Senin (19/9/2022).
Budi menerangkan, penyebab kecelakaan maut itu karena pengendara motor melaju dengan kecepatan tinggi. Akhirnya tidak bisa mengendalikan kendaraannya dan menabrak korban.
"Diduga motor melaju kencang, Kalau tidak kencang tidak mungkin (kecelakaan) apalagi sampai korban meninggal," terangnya.
Sementara, lanjut dia, untuk pengendara motor dan penumpangnya mengalami luka berat dilarikan kerumah sakit Siloam Purwakarta untuk mendapatkan perawatan medis.
"Para korban kini berda di rumah sakit Siloam Purwakarta dan kasus kecelakaan ini pun ditangani Unit Gakkum Satlantas Polres Purwakarta," pungkasnya. ***
Baca Juga: 4 Catatan Menarik Serta Hasil Liga Italia Serie A Pekan ke-7
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim