PURWAKARTA - Tak hanya santri, aparat kepolisian juga memperingati Hari Santri Nasional. Seperti yang dilakukan oleh aparat Polres Purwakarta yang serempak mengenakan peci untuk memperingati Hari Santri tersebut.
Hari Santri Nasional jatuh pada tanggal 22 Oktober. Pada Sabtu, 22 Oktober 2022 Polres Purwakarta memperingatinya sebagai bentuk apresiasi terhadap para santri, sekaligus untuk mengingatkan masyarakat akan jasa-jasa para santri.
"Santri merupakan cendekiawan muslim, penerus para ulama yang patut ditauladani karena keilmuannya, bagaimana para santri juga memperjuangkan kemerdekaan NKRI patut kita hormati," ujar AKBP Edwar Zulkarnain.
Tidak hanya polisi yang mengatur lalu lintas di Kabupaten Purwakarta. Sejumlah polisi di Polsek juga berpeci untuk menyemarakkan Hari Santri Nasional.
Menurut Kapolres, makna Hari Santri ini sepatutnya tidak hanya sebagai seremoni belaka. Namun agar masyarakat bisa mengambil ketauladanan dari santri yang mandiri, disiplin dan gigih.
"Kalau kita melihat santri-santri di pesantren itu begitu mandiri, disiplinnya tinggi, serta kegigihan dan keuletannya dalam menekuni ilmu, sepatutnya itu menjadikan tauladan bagi kita semua dalam kehidupan bermasyarakat," tutur Edwar.
Ia juga berharap agar santri-santri di Kabupaten Purwakarta dapat menularkan ilmu-ilmunya kepada masyarakat luas. Momentum Hari Santri juga agar dapat memberikan kesejukan dalam kehidupan bermasyarakat.
"Semoga para santri dapat membawa kesejukan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Para santri yang Berdaya Menjaga Martabat Kemanusiaan," tutur AKBP Edwar Zulkarnain.***
Baca Juga: Mercedes-AMG Produksi Enam Tipe Mesin, Ini Model yang Bisa Diperoleh di Tanah Air
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
Pilihan
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
Terkini
-
Kerry Riza Nilai Tuntutan Tak Berdasar, Jaksa Kukuh Minta 18 Tahun Penjara
-
Kondisi Kesehatan Menurun, Terdakwa Korupsi Alex Noerdin Jalani Perawatan Intensif
-
Lasarus: DPR Dukung Mendes Tutup Alfamart dan Indomaret Adalah Hoax dan Tendensius
-
Band Legendaris Vicious Rumors Pecat Drummer, Gara-Gara Sering Repost Meme
-
Lille Menang, Calvin Verdonk Justru Bongkar Masalah Timnya
-
Polres Bogor Resmi Tahan Majikan ASN BPK Pelaku KDRT ART di Gunung Putri
-
Propam PMJ Datangi SPBU Cipinang, Usut Oknum Aparat Diduga Aniaya Pegawai Hingga Gigi Copot
-
Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel, Solusi Keuangan Terencana dengan Peluang Raih Toyota Rush
-
Main di Posisi Baru, Dion Markx Tetap Percaya Diri Saat Debut Bersama Persib Bandung
-
Bos Agrinas Patuhi Saran Dasco, Sepakat Tunda Impor Pikap India