PURWASUKA - Harga komoditas bumbu dapur di Pasar Inpres Pamanukan Kabupaten Subang mengalami peningkatan. Diduga penyebabnya karena cuaca buruk di daerah penyuplai.
Hal ini diakui oleh pedagang sayuran bernama Zahra Nabila (20). Dia mengatakan, harga komoditas bumbu dapur semisal bawang merah, cabai merah hingga tomat meningkat hampir setengahnya.
“Saat ini bawang merah yang tadinya harga Rp20.000 satu kilonnya sekarang menjadi Rp35.000, daun bawang di harga Rp10.000 jadi Rp20.000, cabe merah awalnya Rp20.000 sekarang Rp30.000, cabe rawit Rp20.000 sekarang Rp30.000, dan tomat di harga Rp8.000 perkilo sekarang menjadi Rp14.000," katanya, Kamis (3/11/2022).
Disebutkannya, kenaikan harga bahan bumbu dapur ini sudah berlangsung selama beberapa hari terakhir. Diduga, kondisi cuaca ekstrem yang terjadi beberapa waktu belakangan menjadi pemicunya.
Cuaca buruk ini membuat para petani kesulitan memanen sayurannya. Akibatnya pasokan pun menurun dan membuat harga melonjak.
“Karena harga jual yang tidak stabil, kita tidak berani stok banyak, apalagi cabai dan bawang merah itu cepat menyusut dan membusuk,” katanya mengutip dari Pasundan.jabarekspres.com.
Sedangkan terkait daya beli, masih sama seperti hari-hari biasanya, tidak ramai dan tidak juga sepi. Biasanya kebanyakan pembeli pun merupakan pedagang makanan siap saji.
“Untuk pembeli masih stabil, khususnya bagi pelaku usaha warung makan, mereka tetap beli bahan pokok walaupun harga mahal, sebab itu kebutuhan yang harus terpenuhi dalam usaha warung milknya," pungkas Zahra.
Baca Juga: Kepulan Asap Pembakaran Batu Bara PLTU Menyiksa Kami
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 25 Juni 2026 di Medan
-
Sengketa Pengawalan Truk CPO Berujung Bentrok Bersenjata, Ada Apa di Muara Lakitan?
-
Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger
-
Pensiun, Apa Itu? Lionel Messi: Saya Mau Main di Piala Dunia 2030
-
Kita Bikin Romantis! Ucapan Antonela untuk Messi di Usia 39: Kami Punya Segalanya Karena Kamu
-
Mengapa Dodi Reza Dipanggil Kejati? Fakta Baru Kasus Sungai Lalan Mulai Terungkap
-
Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global
-
Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun
-
Berapa Harga iPad Paling Murah 2026? Desain Premium, Paling Worth It Dibeli
-
Vino G Bastian, Sigi Wimala, dan Rudi Soedjarwo Bicara Arti Kasih Sayang di Film Tanah Runtuh