PURWASUKA-Hari ini (Jumat, 18 November 2022) di Jawa Barat diprediksikan hujan sepanjang hari disebagian wilayahnya.
Prakiraan cuaca wilayah Jawa Barat tersebut sebagaimana dalam rilis yang disampaikan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Bogor.
Berikut penjelasan BMKG terkait prakiraan cuaca Jawa Barat hari ini;
Cuaca Pukul 07.00 Sampai 13.00 WIB
Cuaca pagi hari mulai pukul 07.00 sampai 13.00 cerah berawan hingga berawan di seluruh wilayah Jawa Barat.
Hujan ringan hingga sedang hanya berpotensi di Kabupaten Bogor, Kabupaten Sukabumi, Majalengka, Kuningan, Kabupaten dan Kota Cirebon.
Cuaca Pukul 13.00 Sampai 19.00 WIB
Sama halnya dengan cuaca siang hari mulai pukul 13.00 sampai 19.00 WIB masih berpotensi hujan ringan hingga sedang di sebagian wilayah Kabupaten Bogor, Kota Depok, Kabupaten dan Kota Bekasi, Kabupaten Subang, Bandung Barat dan Kota Cimahi.
Potensi hujan sedang hingga lebat hanya sebagian wilayah Kabupaten Karawang, Kuningan, Ciamis, Garut, Majalengka, Cianjur, Purwakarta, Sumedang, Pangandaran, Indramayu, Kabupaten dan Kota Cirebon, Kabupaten Bogor, Kabupaten dan Kota Sukabumi, Kabupaten dan Kota Tasikmalaya, Kabupaten dan Kota Bandung. Kota Banjar.
Cuaca Pukul 19.00 Sampai 01.00 WIB
Cuaca di malam hari mulai pukul 19.00 sampai 01.00 WIB berawan di seluruh wilayah Jawa Barat.
Hujan ringan hingga sedang di malam hari hanya berpotensi di sebagian wilayah Kabupaten dan Kota Bogor, Kota Depok, Kabupaten Cianjur, Karawang, Purwakarta, Subang, Bandung Barat, Garut,Sumedang, Majalengka, Indramayu, Kuningan
Baca Juga: Dua Perusahaan Jadi Tersangka Kasus Gagal Ginjal Akut, Polisi Ungkap Modusnya
Kota Cimahi, Kota Banjar, Kabupaten Ciamis, Pangandaran, Kabupaten dan Kota Tasikmalaya, Kabupaten dan Kota Cirebon, Kabupaten dan Kota Bekasi, Kabupaten dan Kota Sukabumi.
Cuaca Pukul 01.00 Sampai 07.00 WIB
Dini hari mulai pukul 01.00 sampai 07.00 WIB, berawan di seluruh wilayah Jawa Barat. Potensi hujan ringan hanya berpotensi di wilayah Kabupaten Indramayu, Karawang, Subang, Kuningan, Kabupaten Sukabumi, Kabupaten dan Kota Cirebon.***
Sumber:
BMKG Stasiun Klimatologi Bogor
Berita Terkait
-
Prakiraan Cuaca Semarang Hari ini Jumat, 18 November 2022
-
Kepala BMKG: Hujan Dipaksa Turun Beberapa Jam Sebelum Gala Dinner G20
-
Prakiraan Cuaca Kaltim 18 November 2022, Hujan Lebat Disertai Petir Terjadi di Malam Hari
-
Jumat 18 November 2022, Cuaca Kabupaten Subang Hujan Gak Ya?
-
Ramalan Cuaca Purwakarta Jumat 18 November 2022, Bakal Hujan Pagi Lagi Gak Ya?
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
Terkini
-
KIS Group dan PT SMART Tbk Mulai Pembangunan Pabrik BioCNG Komersial di Sumatera Utara
-
Wamendagri Wiyagus Lepas Praja IPDN Gelombang II, Percepat Pemulihan Pascabencana Aceh Tamiang
-
Di Balik Kasus Epstein: Rahasia Gelap di Balik Jas Mahal Para Elite
-
Profil Kensuke Takahashi, Eks Pelatih Indonesia yang Gigit Jari di Semifinal Piala Asia Futsal 2026
-
Kasatgas PRR Ingatkan Pemda yang Lambat Kirim Data Penerima Bantuan Bencana
-
Dirut Perusahaan Jadi Tersangka Kasus Mafia Tanah di Pulau Rempang
-
Sinopsis War Machine, Film Aksi Sci-Fi Netflix Soal Seleksi Militer Paling Brutal di Dunia
-
Profil Pemain Keturunan yang Direndahkan Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor
-
Satgas PRR Resmikan Huntara di Tapanuli Selatan dan Tujuh Kabupaten Lain Secara Serempak
-
Kasus Tragis Anak di Ngada NTT, Pakar Sebut Kegagalan Sistem Deteksi Dini dan Layanan Sosial