PURWASUKA- Pengamat Kebijakan Publik Kandar Karnawan menilai Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat tidak realistis mengalokasikan anggaran sampai miliaran rupiah hanya untuk membuat konten Masjid Al Jabbar karya Ridwan Kamil.
Kandar Karnawan pun tak habis pikir mengapa Pemprov Jawa Barat menganggarkan miliran rupiah hanya untuk membuat konten Masjid Al Jabbar.
“Masa hanya membuat konten (untuk Masjid Al Jabbar) sampai telan miliaran rupiah, enggak kebanyakan itu,” sindir Kandar Karnawan, Bandung, Minggu,8 Januari 2023.
Menurut Kandar Karnawan, nilai anggaran pembuatan konten Masjid Al Jabbar karya Ridwan Kamil tersebut terlalu besar. Ia pun mempertanyakan bentuk konten seperti apa yang anggarannya sampai tembus miliaran rupiah.
Padahal anggaran tersebut bersumber dari APBD Provinsi Jabar, dari pajak masyarakat Jawa Barat.
“Kalau hanya membuat konten sampai membutuhkan uang sebesar itu, memang membuat konten apa sih,” sindir dia.
Anggaran miliaran rupiah hanya untuk membuat konten tersebut jadi ironis ditengah mereka (rakyat Jawa Barat) yang hidup dengan keterbatasan di beberapa pelosok Jawa Barat yang seharusnya dibantu Pemerintah Provinsi Jabar.
Pada berita sebelumnya disebutkan, masyarakat dihebohkan dengan anggaran proyek pembuatan konten Masjid Al Jabar karya Gubernur Jawa Barat yang disebut-sebut tembus Rp20 miliar.
Berdasarkan data dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang atau Jasa Pemerintah alias LKPP tercantum tender proyek pembuatan konten Masjid Raya Provisi Jawa Barat atau populer sebagai Masjid Al Jabbar Karya Ridwan tersebut dengan nilai pagu anggaran Rp20 miliar.
Sementara nilai HPS (Hasil Perhitungan Seluruh Volume) proyek pembuatan konten Masjid Al Jabbar karya Ridwan Kamil yang tercantum dalam laman LKPP tersebut Rp16,3 miliar (Rp16.306.988.804).
Diketahui proyek pembuatan konten Masjid Al Jabbar Karya Ridwan yang nilainya fantastis tersebut dimulai April 2022 dan sudah selesai.
Diketahui pula, pemenang tender pembuatan konten Masjid Al Jabbar ini adalah PT Sembilan Matahari yang ternyata CEO-nya Adi Panuntun merupakan alumni ITB satu almamater dengan Gubernur Jawa Barat.
Sampai berita ini dibuat, JABARNEWS berupaya mengonfirmasi kepada pihak Pemerintah Provinsi Jawa Barat tetapi pihak Pemerintah Provinsi Jabar tidak menjawab pesan dari JABARNEWS.
Sumber:
JABARNEWS
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Terbaru 2026 Baterai Jumbo 10.000 mAh: Tahan 3 Hari, Performa Kencang
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- Promo Indomaret Hari Ini 1 Mei 2026, Dapatkan Produk Hemat 30 Persen
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
Pilihan
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
Terkini
-
Perang Harga Mobil Listrik China Makin Panas BYD dan Geely Abaikan Teguran Pemerintah
-
It's Me oleh ILLIT: Ingin Jadi Pusat Perhatian dan Paling Disukai Penggemar
-
Klaim Ada Orang Ketakutan, Ahmad Dhani Murka Akun Instagramnya Hilang: Tim Sedang Mencari Dalangnya
-
Chelsea Mulai Dekati Abdukodir Khusanov Jelang Bursa Transfer
-
Cek Katalog Promo Superindo Weekday Terbaru 4-7 Mei 2026, Diskon Gila-gilaan Awal Pekan
-
4 Rekomendasi Spot Treatment untuk Flek Hitam yang Sudah BPOM dan Mudah Didapat
-
Daftar Harga HP Oppo 2026 Terbaru Mulai Rp1 Jutaan untuk Multitasking Harian
-
Telin dan DITO Telecommunity Perkuat Konektivitas Regional, Dorong Akselerasi Ekosistem Digital
-
Kawi Matin di Negeri Anjing: Potret Manusia yang Dipaksa Menjadi Monster
-
Monte Carlo: Ketika Move On Ternyata Nggak Sesimpel Itu