PURWASUKA –IPDN, Ditjen Dukcapil Kemendagri dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil atau Dukcapil provinsi, kabupaten dan kota di Jawa Barat bekerjasama menggagas kegiatan Dukcapil Goes to Campus.
Dukcapil Goes to Campus tersebut merupakan kegiatan pelayanan administrasi kependuduka pembuatan KTP digital bagi ASN dan praja di lingkungan IPDN.
Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri Zudan Arif Fakrulloh mengatakan, kegiatan Dukcapil Goes to Campus ini terlaksana sebagai bentuk pelayanan untuk masyarakat (di lingkungan IPDN).
Diharapkan dalam kegiatan Dukcapil Goes to Campus ini, praja sebagai kader pemerintahan bisa menjadi branding baru produk dukcapil.
“Kegiatan ini terlaksana sebagai bentuk pelayanan untuk masyarakat. Kami berusaha lebih proaktif melayani masyarakat dengan mendatangi langsung subjek-subjek yang dirasa perlu mendapatkan pelayanan agar masyarakat mendapatkan kemudahan,” kata dia, Bandung, Jumat 20 Januari 2023.
Ia menambahkan, IPDN menjadi pilihan Dukcapil dalam melaksanakan kegiatan tersebut, karena IPDN khususnya praja nantinya dinilai dapat bekerja bersama Dukcapil untuk turut serta dalam memberikan pelayanan bagi masyarakat Indonesia.
“Kita mulai bergerak dari manual menjadi digital, hal ini dilaksanakan demi menuju Indonesia Single Identity Number Digital, dan semoga kegiatan ini dapat memberikan inspirasi kepada seluruh calon-calon aparatur sipil negara untuk bekerja dengan mengaplikasikan sistem digital dalam pekerjaannya,” tambah dia.
Ditempat yang sama, Rektor IPDN Hadi Prabowo menyambut baik kegiatan tersebut dan sangat antusias dengan pelaksanaan Dukcapil Goes to Campus yang dilaksanakan pada 18 hingga 21 Januari 2023.
Tak lupa ia pun memberikan apresiasi yang tinggi kepada Ditjen Dukcapil khususnya kepada Zudan Arif Fakrulloh atas bantuan dan perhatian kepada IPDN.
Baca Juga: IBF: Resesi Global, Investasi Loco London Gold alias Emas Potensial Plus Aman
“Terima kasih kepada Prof. Zudan Arif Fakrulloh atas atensinya yang besar terhadap IPDN. Selain pelaksanaan kegiatan ini, sebelumnya berkat ide dan gagasan serta sikap proaktif beliau untuk memajukan pendidikan di IPDN hingga mendapatkan hibah laboratorium Dukcapil,” kata Hadi Prabowo.
“Ini merupakan hal luar biasa yang telah beliau lakukan untuk kami, dengan adanya laboratorium, praja dapat secara langsung mempraktekan teori-teori yang telah mereka dapatkan selama pendidikan. Praja sekarang jadi bisa mempraktekan pembuatan dokumen kependudukan dan catatan sipil,” sambung dia.
Adanya identitas kependudukan digital akan lebih mudah, karena identitas tidak harus berbentuk e-ktp. Apabila KTP tertinggal atau hilang cukup mengakses aplikasi Identitas Kependudukan Digital.
Praja dan ASN IPDN hanya perlu menyebutkan NIK kepada petugas Dukcapil. Kemudian langkah selanjutnya adalah mengunduh aplikasi Identitas Kependudukan Digital.
“Nah nantinya para petugas akan membantu proses aktivasi aplikasi tersebut. Selain KTP digital, dalam aplikasi tersebut juga memuat Kartu Keluarga, Kartu BPJS, Kartu Indonesia Sehat dan juga data pemilih pemilu,” ucap dia. ***
Berita Terkait
-
Potensi Bencana Hidrometeorologi di 10 Kabupaten dan Kota di Jawa Barat, Berikut Daftar Wilayahnya
-
Berikut Penjelasan Potensi Hujan Kilat dan Angin Kencang di Jawa Barat Tiga Harian
-
BMKG: 21 Wilayah Jawa Barat Ini Berpotensi Hujan Disertai Kilat dan Angin Kencang, Ini Daftarnya
-
Info Prakiraan Cuaca di Jawa Barat Jumat 20 Januari 2023, Berikut Penjelasannya
-
Prakiraan Cuaca Wilayah Jawa Barat 20 Januari 2023
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Pilihan Sepatu Running Lokal Rp100 Ribuan, Murah tapi Kualitas Bukan Kaleng-Kaleng
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Mencerahkan Wajah, Cukup 3 Langkah Praktis Murah Meriah!
Pilihan
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
Terkini
-
Odegaard dan Havertz Siap Tampil, Arsenal Percaya Diri Hadapi Atletico Madrid
-
Seberapa Kaya Irwan Mussry? Entang Gonta-ganti Jam Miliaran saat Nikahan El Rumi
-
Puas Persija Bungkam Persijap, Mauricio Souza: Kami Layak Menang
-
Manga Me and the Alien MuMu Siap Akhiri Petualangan Mumu di Bumi pada Mei
-
Kisahnya Viral, DPR Sebut Kematian Siswa karena Sepatu Kekecilan Jadi Alarm Keras Sistem Pendidikan
-
Pemprov DKI Pertahankan Privilege Mobil Listrik: Bebas Pajak dan Ganjil Genap
-
Eks Bintang Arsenal Alexis Sanchez Bawa Sevilla Keluar dari Zona Degradasi
-
Jalan Penghubung 3 Desa di Pacitan Bak "Jalur Neraka", Perbaikan Swadaya Tak Lagi Mempan
-
Wakil Ketua DPRD Deli Serdang Jadi Tersangka Kasus ITE, Belum Ditahan
-
Menantu Ajak Rekan Habisi Nyawa Mertua di Pekanbaru: Kejahatan Sangat Keji