PURWASUKA - Upaya menanamkan kecintaan anak-anak kepada polisi sejak dini terus dilakukan di Polsek Bojong, Polres Purwakarta. Polisi Sahabat Anak merupakan sebuah program dari Kepolisian Negara Republik Indonesia yang menyasar anak-anak pada usia dini.
Program ini bertujuan untuk menanamkan kedisiplinan dan memberikan proses pembelajaran tentang tata tertib berlalu lintas kepada anak-anak sejak dini, juga bahaya narkoba yang saat ini mengincar berbagai kalangan dan usia.
Kapolsek Bojong, IPDA Budiman terlihat akrab berbincang dengan beberapa anak, di wilayah Kecamatan Bojong, Kabupaten Purwakarta.
Kapolres Purwakarta, AKBP Edwar Zulkarnain melalui Kapolsek Bojong, IPDA Budiman mengatakan melalui pendekatan yang humanis, dirinya memperkenalkan tugas polisi sebagai pelindung, pangayom, pelayan masyarakat. Hal itu disampaikan dengan bahasa sederhana dan metode sambil bercanda.
“Dengan metode ini nampak dari wajah-wajah mereka yang ceria. Sehingga tidak tampak rasa takut ketika bertemu dengan Polisi,” ucap Abah Budiman, sapaan akrab Kapolsek Bojong itu, Rabu (25/1/2023).
Padahal, lanjut dia, di lapangan biasanya polisi selalu menjadi sosok menakutkan bagi anak-anak. Terkadang para orangtua menggunakan Polisi untuk menakut-nakuti anak jika rewel atau nakal.
"Dengan kegiatan seperti juga untuk mengakrabkan anak-anak dengan polisi sejak dini. Sehingga ketakutan anak terhadap polisi bisa dihilangkan. Polisi harus bisa menembak hati masyarakat, kita ajarkan sejak dini agar tidak takut dengan pak polisi," Ucap Abah Budiman.
Menurut Kepala Desa Bojong Barat, Adik Sahroni Kegiatan Polisi seperti merupakan kegiatan positif. Terlebih anak-anak dikenalkan dengan berbagai hal seperti tugas polisi, rambu-rambu lalu lintas, dan lainnya.
"Yang dilakukan Pak Kapolsek ini sangat bagus, kelak saat dewasa pasti tertanam dan terus ingat akan pesan yang disampaikan Pak Kapolsek saat ini,” ucap Adik.
Baca Juga: Saat Warga Deli Serdang yang Hendak Digusur Minta Perlindungan ke Jokowi Melalui Bobby Nasution
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Kembali ke Titik Nol: Saat Bisnis Tak Lagi Sekadar Mengejar Untung
-
Deadline Lewat! Proyek Jalan di Situbondo Sisakan Lubang Utang Rp931 Juta
-
Viral di Medsos, Wanita Asal Ciamis Diamankan Polisi Usai Diduga Unggah Konten Ajakan Demo
-
Bulog Perluas Penyaluran Beras Premium ke Ritel Modern, Jaga Ketersediaan Pasokan
-
Aturan Baru Pinjol, Data Nasabah Tidak Boleh Dijual dan Dibeli
-
Wamendagri Ribka Pastikan Pemerintah Turun Langsung Tindak Lanjuti Dugaan Keracunan Makanan Jayapura
-
Tabrakan Beruntun Elf Dihantam Truk 9 Ton, Evakuasi Sopir Terjepit Berlangsung Dramatis
-
Makin Panas! Satu Per Satu Pemain Timnas Vietnam Tantang Justin Hubner
-
The Boy Who Harnessed the Wind: Kisah Nyata Remaja yang Menyelamatkan Desa dengan Kincir Angin
-
Diduga Terima Amplop Berisi SGD 14 Ribu, Menhut Raja Juli Ternyata Tiga Kali Bertemu Bupati Kuansing