PURWASUKA - Klinik Siaga Asri Cianting yang berlokasi di Desa Cianting, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, disatroni maling.
Aksi pelaku pencurian ini terbilang nekat. Pasalnya, pelaku mencuri dua buah tas yang berisikan uang dan handphone milik suster yang sedang tertidur lelap. Aksi pencurian tersebut bahkan terekam kamera CCTV.
Dari pantauan CCTV, tampak komplotan pencuri mendatangi Klinik Siaga Asri Cianting menggunakan mobil minibus berwarna hitam.
Terlihat dari mobil tersebut, keluar seorang pria menggunakan baju warna hitam serta celana pendek warna cokelat tanpa menggunakan alas kaki masuk ke dalam klinik.
Setelah masuk kedalam klinik itu, pria berambut ikal tersebut sempat melihat kondisi sekitar terlebih dahulu sebelum menjalankan aksinya. Dirasa aman, pria tersebut kembali mengajak teman komplotannya untuk masuk ke dalam klinik.
Komplotan pencuri itu menghampiri dua suster yang sedang tertidur lelap di ruang paramedis. Melihat ada tas, komplotan pencuri tersebut langsung membawa kabur tas milik suster yang serang tertidur itu.
Menurut, petugas keamaan Klinik Siaga Asri Cianting, Cecep (44), aksi pencurian yang dilakukan oleh komplotan pencuri tersebut terjadi pada Selasa, 31 Januari 2023 sekira pukul 03.52 WIB, dini hari.
"Jadi pas pagi-pagi, dua suster ini lapor bahwa tasnya hilang. Lalu, pas saya chek rekaman CCTV, ternyata memang benar ada komplotan pencuri yang masuk ke klinik dan mengambil dua tas milik suster yang lagi tidur," ucap Cecep di lokasi kejadian, pada Rabu, 1 Februari 2023.
Ia menjelaskan, komplotan pencuri tersebut masuk ke klinik melalui ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD).
Baca Juga: Eks Pelatih Timnas Indonesia Benny Dollo Meninggal Dunia
"Masuk lewat IGD, terus sempat clingak-clinguk periksa kondisi sekitar. Awalnya satu orang yang masuk, terus merasa aman, akhirnya manggil temannya satu lagi," tutur Cecep.
Cecep mengatakan, berdasarkan rekaman CCTV, komplotan pencuri ini awalnya mengincar sepeda motor yang terparkir di depan klinik. Namun, karena motor tersebut dalam kondisi digembok, akhirnya pencuri memilih untuk mengincar barang lain.
"Awalnya udah periksa motor yang terparkir, tapi karena digembok, mereka masuk ke dalam klinik terus ngambil dua tas milik suster jadinya," Ungkap Cecep.
Ia menyebut, tas yang berhasil diambil pencuri tersebut berisikan uang sekitar Rp 200 ribu dan handphone.
"Ada uang, handphone sama barang-barang lainnya kaya STNK, KTP dan kartu ATM," ucap Cecep
Berita Terkait
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Bahlil Ubah Kuota RKAB Minerba 2026, Perusahaan Setor Royalti Terbesar Diprioritaskan
-
Remember Fest x Cube Concert Siap Gebrak Jakarta dengan Nostalgia dan Inovasi
-
Hoaks atau Fakta? Polisi Klarifikasi Isu Pagar Tinggi di Mal-Mal Solo
-
Apakah Pakai Tinted Sunscreen Aman untuk Kulit Berjerawat? Simak Jawabannya di Sini!
-
Kaki Hilang dan Tangan Terikat, Jasad Mutilasi di Depok Ditemukan Saat Warga Bakar Karung
-
Geger di Garut! Dendam Lama Berujung Pembacokan, Pria Serang Kerabat Pakai Golok
-
KPK Geledah Kantor Imigrasi Jaksel, Usut Kasus Gratifikasi Eks Wamen Silmy Karim
-
MBG Telan Korban, BGN Naikkan Status Kasus dan Sanksi Tegas Pelaku
-
Pemerintah Lebih Untung Jika Jalankan Putusan MK Soal MBG di 2027, Pakar UGM Jelaskan Alasannya
-
Lolos Final Piala Presiden 2026, Igor Tolic Justru Ungkap Alarm Bahaya untuk Persib Bandung