/
Kamis, 02 Maret 2023 | 13:29 WIB
Ilustrasi banjir Kabupaten Karawang. (Antara)

PURWASUKA - Warga terdampak banjir di pesisir utara Kabupaten Karawang belum mendapatkan bantuan logistik dari pemerintah daerah. Warga Desa Purwajaya, Kecamatan Tempuran mengeluhkan bantuan dari Pemkab Karawang belum kunjung datang.

Kepala Desa Purwajaya, Tarno mengaku, hingga kini bantuan untuk warga terdampak banjir belum datang. Padahal pihaknya sudah mengajukan bantuan tapi belum juga terealisasi.

"Saya sudah meminta bantuan ke BPBD Karawang tetapi dari pihak BPBD mengatakan sedang proses. Lalu kapan bantuan logistik disalurkan? Apa nunggu sampai banjir surut," ucapnya pada Rabu, 1 Maret 2023.

Akibat belum datangnya bantuan logistik dari Pemkab Karawang, Miing mengaku harus merogoh uang pribadi, ditambah para donatur, untuk menyalurkan bantuan logistik makanan kepada warga terdampak banjir.

"Ini sangat disayangkan, sudah tiga hari, ratusan hingga ribuan jiwa di (Kecamatan) Tempuran belum ada perhatian pemerintah kabupaten," katanya melansir dari Antara.

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Karawang mengklaim telah memberikan bantuan logistik kepada warga terdampak banjir. Bantuan itu diantaranya berupa makanan, selimut, perlengkapan kebersihan, dan perlengkapan bayi.

Sekda Karawang, Acep Jamhuri, saat rakor penanganan bencana di gedung Pemkab Karawang, menyampaikan, makanan, selimut, perlengkapan kebersihan, dan perlengkapan bayi itu sudah dipasang di tenda pengungsi.

Banjir di Karawang yang sudah terjadi selama tiga hari di Karawang, dipicu akibat tingginya curah hujan yang memicu meluapnya sejumlah sungai di wilayah Karawang.

Sesuai dengan asesmen yang dilakukan BPBD setempat pada 26 sampai 28 Februari 2023, banjir di wilayah Karawang melanda 66 desa yang tersebar di 20 kecamatan. 

Baca Juga: 5 Fakta Rafael Alun Diperiksa KPK 8,5 Jam, Akui Lelah Setelah Pemeriksaan Hartanya Rp 56 Miliar

Load More