PURWASUKA - Sebanyak 5 ekor domba peliharaan warga di Kabupaten Purwakarta hilang dicuri tanpa jejak. Aksi maling domba di Purwakarta ini terjadi pada 27 Februari 2023, di Desa Ciracas, Kecamatan Kiarapedes, diduga pencuri berkomplotan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, aksi maling tersebut telah menggondol 5 ekor domba milik pedagang bandros, 5 dekor omba yang hilang tersebut hasil susah payah dipelihara anaknya.
Aksi maling domba ini pun telah ramai diperbincangkan di media sosial. Unggahan akun instagram @purwakartazamannow pun merilis kasus pencurian domba ini.
"GEGERR! Susah payah 2 orang Anak mengurus Domba, kini 5 Domba nya LUDES DIGONDOL MALING," dikutip dari akun instagram, Kamis 2 Maret 2023.
Aksi maling domba ini diduga dilakukan dengan cara berkomplotan, dalam satu kandang, 5 domba hilang hanya tersisa 1 anak domba.
Diketahui, domba hilang itu milik milik Miing (67), yang berprofesi sebagai tukang kueh pancong keliling, atau yang lebih di kenal dengan sebutan Tukang Bandros.
Sebagian domba hilang itu dibelinya dari hasil keuntungan jualan bandros.
"Yang mengurus serta mencari rumput setiap hari nya ialah Anak dari Bp.mi'ing yang bernama (Ode) dan cucu nya yang bernama (Zaki)," keterang info akun tersebut.
Ode dan Zaki yang kini tenga duduk dibangku SMP setiap hari sepulang sekolah mereka selalu menyempatkan waktunya mencari rumput untuk pakan kambingnya.
Baca Juga: Media Vietnam Kabarkan Shin Tae-yong akan Dipecat, Erick Thohir 'Murka'
Namun, nasib naas menimpa mereka, Domba yang mereka pelihari selama ini semuanya raib di gondol maling, dan hanya tersisa satu domba berukuran kecil.
"Sampai saat ini, belum ada titik terang pasal komplotan pelaku," tulis dalam keterngan unggahan tersebut.
Terpisah, Kapolsek Kiarapedes, IPTU Anton Pelita Nugroho mengatakan belum ada laporan dari warga terkait aksi pencuri domba di wilayahnya.
"Gak ada laporkan warga, tapi nanti kita cek ke lokasi. Kami akan terus tingkatkan patroli malam. Jika ada kasus pencurian diharapkan segera melaporkan ke Babinkantibmas ataupun ke Mapolsek Kiarapedes. Sekecil apapun laporan warga pasti kami akan tindaklanjuti," tegas Anton.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Rute Lengkap KRL, TransJakarta dan Mikrotrans Menuju ke JIS
-
HUT Jakarta ke-499, Pemprov DKI Terima 499 Sertifikat Aset Daerah Senilai Rp 22,2 Triliun
-
Mengaku Ketua Panitia, Mahasiswa Unhas Lakukan Pelecehan Seksual Terancam Dipecat
-
Piala Dunia 2026: Hancur di Tangan Prancis, Langkah Irak di Kian Terjepit
-
Anime Horor Yamishibai Season 17 Mulai Tayang Juli, Usung Tema "Keputusan"
-
Belajar Hidup Sehat dari Ery Makmur: Mengubah 'Kecemasan' Menjadi Aksi Nyata Bersama Keluarga
-
Seruan Didenger, AS Longgarkan Pembatasan Perjalanan Timnas Iran
-
Dianugerahi Lencana Emas di Gorontalo, Prabowo Dinilai Berjasa Bagi Petani-Nelayan
-
Piala Dunia 2026: Nestapa Timnas Turki, Gagal karena Kutukan Hakan Sukur?
-
WNA Asal Portugal Bawa 50 Amunisi di Bandara Ngurah Rai