/
Minggu, 12 Maret 2023 | 15:25 WIB
Ilustrasi buah manggis. (Pexels)

PURWASUKA - Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika mengapresiasi para petani asal Wanayasa. Alasannya karena buah manggis varian Wanayasa khas Kabupaten Purwakarta tembus pasar luar negeri, salah satunya Tiongkok.

“Apresiasi dan ucapan terima kasih saya menyampaikan kepada para petani manggis, pengusaha distributor dan eksportir manggis yang terus menggembangkan buah manggis asal Purwakarta agar lebih dikenal dunia,” katanya melansir dari akun Instagram pribadinya @anneratna82 pada Sabtu, 11 Maret 2023.

Ambu Anne mengatakan, buah manggis asal Wanayasa beberapa waktu lalu berhasil mengeskpor satu ton buah manggis varian wanayasa ke Tiongkok. 

Pelepasan ekspor tersebut secara simbolis dilakukan oleh Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika.

Dia mengatakan, buah manggis menjadi salah satu buah unggulan asal Kabupaten Purwakarta. Manggis khususnya varian wanayasa sudah terdaftar atau teregistrasi secara resmi di Kementerian Pertanian Indonesia.

Manggis varian wanayasa asal Kabupaten Purwakarta dikenal punya rasa yang khas dan sangat disukai karena manis dan segar.

Selain itu, buah manggis ini bisa bertahan selama 28 hari dam sangat disukai di beberapa negara, terutama negara China.

“Pohon manggis ditanam di 1.662 hektar lahan yang menjadi produk perkebunan khas Purwakarta yang sangat menjanjikan dari sisi ekonomi,” katanya melansir dari Jabarnews.com.

“Selain dari bentuk dan rasa, buah manggis khas Purwakarta ini memiliki daya tahan yang cukup lama,” katanya.

Baca Juga: Prabowo dan Ganjar Digadang Jadi Pasangan Capres-Cawapres, Begini Respon PKB

Sampai akhir Februari 2023 ini, sudah lebih 4,361 ton manggis telah di ekspor ke luar negeri, satu diantaranya ke China.

“Dan pada kesempatan tadi, saya melepas mobil yang membawa 7 ton buah manggis untuk di ekspor ke China,” ujar dia.

“Hari ini kami menggelar panen raya buah menggis varian wanayasa yang dibalut dalam Festival Manggis Purwakarta 2023 sebagai bentuk rasa syukur Pemerintah Kabupaten dan masyarakat Purwakarta,” pungkasnya.

Load More