PURWASUKA - Belakangan ini ada banyak konser musik di Indonesia mulai dari Blackpink hingga banyak lagi. Terbaru, akan ada konser musik Coldplay.
Dibalik itu, ternyata ada banyak manfaat nonton konser musik bagi kesehatan tubuh. Lantas, apa sajakah itu?.
Dilansir dari banyak sumber, berikut beberapa manfaat menonton konser musik bagi kesehatan tubuh:
1. Mengurangi Stres - Stres terjadi ketika tubuh kita melepaskan kortisol, yang meningkatkan glukosa dalam aliran darah. Hal ini membuat kita merasa perlu bekerja lebih keras untuk mengikuti apa pun yang membuat kita stres.
Namun, saat kita menonton bersenang-senang dalam sebuah konser musik, tubuh kita tidak melepaskan banyak kortisol. Hal itu berarti lebih sedikit stres.
2. Melepaskan Hormon Bahagia - Penelitian menunjukkan bahwa tindakan membeli tiket dan merencanakan acara akan melepaskan dopamin di otak Anda. Hal itu membuat Anda merasa lebih bahagia bahkan sebelum Anda tiba di tempat tersebut.
Kemudian begitu Anda berada di sana, bernyanyi bersama dan menikmati musiknya melepaskan endorfin yang akan membuat Anda merasa lebih baik.
3. Membakar Kalori - Konser terbaik adalah konser yang membuat Anda membakar lebih banyak kalori daripada yang Anda bayangkan, menari sepenuh hati, dan bernyanyi bersama sekuat tenaga.
Saat menonton konser, Anda bisa jadi aktif bergerak sepanjang malam, yang berarti Anda membakar banyak kalori. Bahkan, saat Anda hanya berdiri dan menonton, detak jantung Anda akan lebih tinggi dari biasanya.
Baca Juga: Prediksi Timnas Indonesia vs Vietnam di Semifinal SEA Games 2023 Sore Ini
4. Meningkatkan Fungsi Otak - Menonton konser musik membantu mempromosikan neurogenesis, yang menumbuhkan neuron baru di otak. Semakin banyak neuron yang Anda miliki, semakin baik fungsi otak Anda.
Jadi jika Anda ingin memastikan otak Anda tetap sehat di usia tua (saat kebanyakan orang mulai mengalami kehilangan ingatan), tontonlah beberapa band.
5. Membantu Melawan Depresi - Musik adalah salah satu hal yang dapat masuk ke dalam jiwa seseorang dan membantu mereka dengan cara yang tidak pernah bisa dilakukan oleh kata-kata.
Hal itu memberi mereka harapan, mengetahui bahwa hidup mereka belum berakhir, dan masih banyak pengalaman positif di luar sana untuk mereka.***
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Merah Tembus Rp70.450, Naik 12,45 Persen
-
Luntang-Lantung Si Gadis Taat: Saat Iman Diuji Realitas Sosial
-
Saldo Simpeda Tembus Rp75 Triliun, BPD Siap Genjot Ekonomi Daerah Demi Target 6 Persen
-
Saat Stroke Menyerang, Kecepatan Diagnosis Jadi Kunci: MRI 3 Tesla Bantu Ungkap Kondisi Otak
-
Bibir Kering Cocoknya Pakai Lipstik Apa? Ini 3 Pilihan Murah Favorit Pengguna
-
Hanura Incar Suara Gen Z, Janjikan Solusi Pendidikan yang Nyambung ke Dunia Kerja
-
Pekanbaru Masih Dikepung Kabut Asap Kiriman Pelalawan
-
Modal Rp1 Miliar, Sindikat Upal di Serpong Cetak Uang Palsu Rp36 Miliar Buat Tipu Bank
-
5 Tips Memilih Kaus Kaki untuk Jalan Jauh agar Tidak Lecet dan Bau, Melangkah Makin Nyaman
-
Review Flex x Cop Season 1: Aksi Anak Konglomerat Memburu Pelaku Kejahatan