PURWASUKA - Pelatih Palestina, Makram Daboub mengaku timnya merasa kesulitan melawan Timnas Indonesia di FIFA Match Day. Alasannya karena faktor cuaca yang mempengaruhi permainan timnya.
"Dalam 15 menit pertama, kami bermain bagus. Setelahnya ada banyak masalah di tengah, kami kehilangan banyak bola dan cuacanya cukup sulit," ucap Makram.
"Kami coba bermain dengan cara kami tetapi sangat sulit. Indonesia punya kualitas, mereka berjuang di kandang, depan fans. Kami mencoba segalanya, sayang sekali hanya imbang," lanjutnya.
Sekedar diketahui, duel antara Timnas Indonesia vs Palestina ini berlangsung pada 14 Juni 2023 Malam WIB. Tempatnya digelar di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya. Kala itu, pertandingan hanya mampu berakhir imbang 0-0 tanpa gol.
Untuk Indonesia, ada satu lagi laga FIFA Match Day yang akan dilewati. Ya, itu adalah pertandingan lawan Argentina.
Nantinya, laga Timnas Indonesia vs Argentina ini akan berlangsung pada 19 Juni 2023 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK).
Menghadapi laga itu, Makram mendoakan Indonesia untuk tampil baik nantinya.
"Tetapi mereka bermain baik sebagai tim. Jadi aku mendoakan yang terbaik untuk Indonesia di laga selanjutnya kontra juara dunia Argentina," tandas Makram.***
Baca Juga: Bappenas Dorong Pusat dan Daerah Berperan Aktif Terhadap Keberlanjutan
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan
-
Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik
-
Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik