PURWASUKA - Ketua Umum PSSI, Erick Thohir turut memberikan respon soal Joachim Low jadi direktur teknik PSSI.
Posisi direktur teknik PSSI pada saat ini masih kosong setelah Indra Sjafri dialihkan sebagai pelatih Timnas Indonesia U-23, menyusul kesuksesannya meraih emas SEA Games 2023. Erick Thohir sebelumnya telah mengindikasikan bahwa direktur teknik berikutnya adalah dari Jerman.
Erick pun telah berkunjung ke Jerman beberapa waktu lalu untuk berburu direktur teknik. Di sisi lain, ada rumor bahwa Joachim Low bakal menjadi direktur teknik PSSI mengingat dia sedang menganggur sejak meninggalkan Timnas Jerman selepas Piala Eropa 2020 pada musim panas 2021.
Namun demikian, ketika ditanya tentang Joachim Low jadi direktur teknik PSSI, Erick Thohir menolak mengonfirmasinya. Dia menolak untuk memberi janji-janji palsu kepada fans sepakbola Indonesia.
“Selalu di sepakbola itu netizennya ini luar biasa, harapannya. Karena ya memang bolanya [Indonesia] mungkin makin bagus jadi harapannya tinggi,” kata Erick
“Jadi, nama-nama ini berkembang. Tapi, selalu saya sampaikan saya tidak mau menjadi Ketua Umum atau figur yang menjanjikan sesuatu tanpa bukti,” tambah Erick.
Sebagai catatan, Joachim Low telah menganggur selama dua tahun terakhir setelah gagal membawa Timnas Jerman melaju jauh di Piala Eropa 2020 silam. Pada saat itu, Jerman dikalahkan oleh Inggris dengan skor 0-2 di babak 16 besar.
Hansi Flick kemudian ditunjuk sebagai Joachim Low setelah itu. Namun, Flick gagal membuat Jerman tampil apik setelah hanya mampu bersaing di fase grup Piala Dunia 2022 lalu.***
Baca Juga: BlockDevID dan Coinvestasi Sukses Gelar Kompetisi Web3 Terbesar di Indonesia
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026