PURWASUKA - Komplotan perampok spesialis bobol sekolah di Kabupaten Purwakarta diringkus Polisi. Tiga pelaku ditangkap dan dua masih dalam pengejaran Satuan Reserse dan Kriminal Polres Purwakarta, Polda Jawa Barat.
Ketiga pelaku yang berhasil ditangkap yakni CH alias Aho (46) warga Desa Cihampelas, Kecamatan Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat.
Kemudian, O alias Oo (44) warga Desa Kidang Pananjung, Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat dan CH alias Acil (16) Desa Mukapayu, Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat.
Kapolres Purwakarta, AKBP Edwar Zulkarnain mengatakan, para pelaku tersebut ditangkap setelah beraksi di 5 lokasi di Kabupaten Purwakarta.
"Dalam kurun waktu dari Desember 2022 hingga Juni 2023, para pelaku ini sudah melakukan aksinya di 5 sekolah yang ada di Kecamatan Wanayasa, Kecamatan Bojong dan Kecamatan Kiarapedes. Mereka selalu mengincar barang elektronik dan uang milik sekolah," ucap pria yang akrab disapa Edwar itu, pada Sabtu, 24 Juni 2023.
Kapolres menjelaskan, para pelaku ditangkap usai menjalankan aksinya pada Jumat, 23 Juni 2023 di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Kiarapedes Kabupaten Purwakarta.
"Pada Jumat, 23 Juni 2023, sekira pukul 04.00 WIB dini hari, Unit RESMOB Sat Reskrim Polres Purwakarta melakukan penyelidikan terhadap para pelaku. Kemudian saat para pelaku usai melakukan aksinya kembali di SDN 1 Kiarapedes, Kabupaten Purwakarta, kemudian berpapasan dengan petugas dan langsung dilakukan penangkapan di Jalan Raya Garokgek, Kecamatan Kiarapedes, Kabupaten Purwakarta," jelas Edwar.
Saat beraksi di SDN 1 Kiarapedes, lanjut Kapolres, pelaku yang berjumlah 5 orang berhasil mengambil satu unit TV, satu unit sound aktif, satu wireless dan satu buah semprotan rumput.
Edwar menambahkan, para pelaku mengincar sekolah-sekolah yang tidak dijaga dari malam sampai pagi. Karena komplotan pencuri ini beraksi pada dini hari. Mereka masuk ke kantor sekolah, ruangan guru dan kepala sekolah dengan cara mencongkel jendela ataupun pintu.
Baca Juga: Sebelum Dimakamkan, Prabowo Melayat ke Rumah Duka Mendiang Desmond
"Sasaran para pelaku adalah barang elektronik milik sekolah, seperti PC dan monitor komputer. Mereka juga mencuri uang dari brankas sekolah," jelasnya.
Pada saat dilakukan penangkapan, lanjut Kapolres, salah satu pelaku mencoba melarikan diri dan dilakukan tindakan tegas terukur di bagian kaki pelaku.
"Karena pelaku mencoba melarikan diri saat dilakukan penangkapan, kami terpaksa melakukan tindak tegas terukur," ucap pria yang terkenal dengan keramahannya itu.
Edwar menambahkan dari keterangan para pelaku, mereka telah melancarkan aksinya sebanyak 11 kali di wilayah Kabupaten Purwakarta, Kabupaten Subang dan Kabupaten Bandung Barat.
"Jadi para pelaku sudah 11 kali melakukan aksinya di Wilayah Kabupaten Purwakarta ada 5 lokasi, 1 lokasi di wilayah Kabupaten Subang dan di wilayah Kabupaten Bandung Barat ada 5 lokasi. Para pelaku berjumlah 5 orang dan 3 orang berhasil kami amankan, sedangkan 2 orang kami tetapkan sebagai DPO. Dari ketiga pelaku yang berhasil diamankan, salah satunya masih dibawah umur," jelas Kapolres.
Dari penangkapan ketiga pelaku tersebut, kata Edwar, Polisi menyita barang bukti berupa satu unit kendaraan roda empat jenis Suzuki pikup berwarna hitam dengan nomor polisi D-8139-ZD, satu unit televisi merk LG, satu unit sound aktif, satu wireless dan 2 mike, satu buah semprotan rumput, dua buah kipas angin, dua buah karung warna putih serta sembilan buah kunci-kunci jenis obeng, tang, dan linggis.
Berita Terkait
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
Pilihan
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
Terkini
-
ART Belum Kembali Usai Lebaran? Ini 7 Cara Biar Rumah Tetap Rapi Tanpa Drama Kewalahan
-
Belajar dari Perang ASIsrael vs Iran, Indonesia Harus Perkuat 'Character Building' dan Perang Siber
-
Dokumenter Terbaru Red Hot Chili Peppers di Netflix: Surat Cinta untuk Gitaris Pertama
-
Remaja 20 Tahun Gugat Meta dan Youtube Gegara Kecanduan Sosmed, Dapat Ganti Rugi Rp90 M
-
Asyik Liburan ke Pangandaran, Rumah Watino di Banjar Malah Ludes Dilalap Api
-
Saat Hemat BBM Diserukan, Anggaran Rumah Dinas Mewah DPRD Sumsel Kembali Disorot
-
Polisi Ungkap Kronologi Penemuan Alfin di Cikeas, Ada Kaitan dengan Kasus Penipuan?
-
Senator AS Curigai Trump di Kasus Trader Misterius yang Raup Rp800 M dalam 15 Menit
-
KPPU Nyatakan 97 Pinjol Terbukti Lakukan Praktik Kartel, Jatuhkan Denda Rp755 Miliar
-
Geger! Niat Cari Kepiting, Nelayan di Jambi Malah Temukan Kerangka Manusia Setinggi 155 Sentimeter