/
Selasa, 18 Juli 2023 | 10:14 WIB
Ilustrasi tip mempertahankan komputer dari hacker. (Freepik)

PURWASUKA - Dalam era digital saat ini, menjaga keamanan komputer Anda dari serangan hacker menjadi sangat penting. 

Serangan hacker dapat mengakibatkan kerugian finansial, pencurian identitas, kehilangan data yang berharga, dan gangguan serius pada privasi dan kehidupan online Anda. 

Untungnya, ada langkah-langkah yang dapat Anda ambil untuk meningkatkan keamanan komputer Anda dan melindungi diri Anda dari ancaman yang ada. 

Berikut adalah 10 tips yang dapat membantu Anda menjaga komputer Anda tetap aman dari serangan hacker.

1. Perbarui Perangkat Lunak Secara Teratur

Perangkat lunak yang tidak diperbarui dengan versi terbaru seringkali memiliki kerentanan keamanan yang dapat dimanfaatkan oleh hacker. Pastikan sistem operasi, aplikasi, dan perangkat lunak keamanan Anda selalu diperbarui dengan pembaruan terbaru. 

Hal ini akan membantu melindungi komputer Anda dari serangan yang memanfaatkan kerentanan yang telah ditemukan dan diperbaiki.

2. Gunakan Keamanan Firewall

Aktifkan firewall di komputer Anda untuk membatasi akses dari jaringan eksternal. Firewall bertindak sebagai penghalang antara komputer Anda dan dunia luar, memantau dan mengontrol lalu lintas data yang masuk dan keluar. Dengan mengaktifkan firewall, Anda dapat mengurangi risiko serangan dari jaringan yang tidak aman.

Baca Juga: Nathalie Holscher Minta Sule Ambil Kembali Semua Aset yang Diberikan Buat Adzam, Termasuk Rumah dan Mobil

3. Instal Perangkat Lunak Keamanan yang Kuat

Selain menggunakan firewall, penting juga untuk menginstal perangkat lunak keamanan yang kuat seperti antivirus, antimalware, dan antispyware. Pastikan perangkat lunak tersebut selalu diperbarui secara teratur agar dapat mendeteksi dan menghapus ancaman keamanan terbaru.

4. Gunakan Kata Sandi yang Kuat

Kata sandi yang lemah dapat dengan mudah ditebak oleh hacker. Buatlah kata sandi yang kuat dengan menggunakan kombinasi huruf (besar dan kecil), angka, dan simbol. Hindari menggunakan kata sandi yang mudah ditebak atau informasi pribadi yang mudah ditemukan. Selain itu, pastikan untuk menggunakan kata sandi yang berbeda untuk setiap akun yang Anda miliki.

5. Waspada terhadap Serangan Phishing

Phishing adalah metode yang populer digunakan oleh hacker untuk mencuri informasi pribadi Anda. Hindari mengklik tautan atau lampiran dari email atau pesan yang mencurigakan. Verifikasi keaslian email atau pesan tersebut sebelum memberikan informasi pribadi atau login ke akun Anda. Juga, pastikan untuk tidak memberikan informasi sensitif melalui email atau pesan yang tidak aman.

6. Jaga Keamanan Jaringan Wi-Fi

Pastikan jaringan Wi-Fi Anda terenkripsi menggunakan protokol keamanan yang kuat seperti WPA2 atau WPA3. Gunakan kata sandi yang kuat untuk akses Wi-Fi Anda dan hindari menggunakan jaringan Wi-Fi publik yang tidak aman. Jika memungkinkan, pertimbangkan untuk menggunakan VPN (Virtual Private Network) untuk meningkatkan keamanan saat menggunakan jaringan publik.

7. Lindungi Diri dari Keylogger

Keylogger adalah perangkat lunak yang dapat merekam setiap ketikan yang Anda lakukan pada keyboard komputer Anda. Instal dan perbarui perangkat lunak keamanan yang dapat mendeteksi dan menghapus keylogger. Selain itu, hindari mengklik tautan yang mencurigakan atau mengunduh file yang tidak dikenal.

8. Backup Data Secara Teratur

Selalu cadangkan data penting Anda secara teratur ke tempat yang aman. Ini dapat dilakukan dengan menggunakan media penyimpanan eksternal, layanan cloud, atau kombinasi keduanya. Dengan memiliki salinan data yang terbaru, Anda dapat mengurangi dampak yang ditimbulkan oleh serangan ransomware atau kehilangan data.

9. Pahami Taktik Serangan Umum

Mengetahui taktik serangan umum yang digunakan oleh hacker dapat membantu Anda mengidentifikasi dan menghindari serangan tersebut. Pelajari tentang serangan phishing, serangan ransomware, serangan brute-force, dan serangan DDoS. Dengan pemahaman ini, Anda dapat mengambil langkah-langkah pencegahan yang tepat dan lebih waspada terhadap upaya serangan.

10. Jaga Privasi Online:

Hindari memberikan informasi pribadi yang sensitif secara online jika tidak diperlukan. Periksa pengaturan privasi pada akun media sosial Anda dan batasi informasi pribadi yang dapat diakses oleh orang lain. Juga, berhati-hatilah saat membagikan informasi pribadi melalui platform online yang tidak terpercaya atau tidak aman.

Load More