PURWASUKA - Asosiasi Praktisi Keselamatan Kesehatan Kerja dan Lingkungan (AKSI K3L) bersama Squad Penanggulangan Bencana Indonesia (PBI) beserta BPBD Purwakarta menggelar acara temu relawan penanggulangan bencana se-wilayah Purwakarta, Subang, Karawang dan Indramayu (Purwasukai).
Acara ini dilaksanakan selama dua hari, tepatnya 16-17 September 2023 yang berlokasi di lapangan Bungursari, Kabupaten Purwakarta.
Kepala pelaksana BPBD Purwakarta, Heryadi Erlan W.D, SSTP, yang akrab di sapa Abah Erlan mengatakan, "Alhamdulillah kita semua bisa mengadakan acara temu relawan Purwakarta, Subang, Karawang dan Indramayu ini, selain untuk bersilaturahmi juga untuk meningkatkan kamampuan dan kesiapsiagaan para relawan di bidang kebencanaan di wilayahnya masing-masing terkhusus di wilayah Purwakarta, tutur Abah Erlan.
Abah Erlan pun berharap, nantinya para relawan memiliki jiwa kemanusiaan yang tinggi, apabila di perlukan bisa bersinergi dan siap siaga membantu kami baik dalam hal pencegahan maupun penanggulangan kebencanaan itu sendiri.
"Semoga dengan adanya acara ini, bisa memupuk jiwa para relawan kemanusiaan yang tinggi, dan bisa selalu bersinergi dalam hal pencegahan dan penanggulangan kebencanaan".
Sementara Ketua Panitia Acara Temu Relawan Penaggulangan Bencana, Yulita Sari Handayani mengatakan, acara kali ini bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme relawan penanggulangan bencana.
Acara ini akan diisi dengan berbagai kegiatan, mulai kampung klaster, simulasi penanganan kedaruratan bencana hingga kegiatan bakti sosial kepada masyarakat, tutur ita.
Selain itu, kata Yulita, acara ini juga bertujuan untuk memperkuat pemahaman dan membangun kesadaran bersama terkait pengurangan risiko bencana serta membangun dan mengembangkan jejaring antar relawan penanggulangan bencana dalam aksi-aksi kemanusiaan.
Yulita pun mengaku bangga bisa menyelenggarakan acara ini. Dia berharap acara temu relawan ini dapat melibatkan seluruh lembaga relawan dan instansi terkait. Khususnya dalam upaya membangun rasa kemanusiaan untuk masa depan yang lebih baik.
Baca Juga: Dukungan dari Pekerja Terus Bertambah, GGB Targetkan 90% Suara di Subang
"Kami sangat senang bisa mengadakan acara Jambore ini. Kami berharap dapat melibatkan seluruh lembaga relawan maupun instansi pemerintah dalam kegiatan kemanusiaan. Kami mengundang semua lembaga relawan dan instansi terkait untuk hadir dalam acara ini dan berperan aktif dalam membangun rasa kemanusiaan demi masa depan yang lebih baik,” pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- HP Xiaomi yang Bagus Tipe Apa? Ini 7 Rekomendasinya di 2026
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Aturan Baru OJK Minta Bank Biayai MBG hingga KDMP, Purbaya Klaim APBN Masih Cukup
-
3 Terobosan Pajak Kendaraan Ala Dedi Mulyadi di Jawa Barat yang Bikin Warga Senyum Lebar
-
Video Sumpah Injak Al-Quran di Malingping Viral, MUI Lebak: Itu Haram
-
Eksaminasi 9 Pakar Hukum UI dan UGM: Putusan Kerry Riza Hasil dari Unfair Trial
-
Siap-Siap! Sekda Segera Umumkan Daftar ASN yang Terlibat Jual Beli Jabatan di Bogor
-
Boni Hargens Launching Buku Ilmu Politik, Singgung Soal Pernyataan Saiful Mujani, Termasuk Makar?
-
Gak Perlu KTP Pemilik Pertama, Kini Dedi Mulyadi Usul Bayar Balik Nama Disubsidi
-
Minat Investasi Emas Melonjak, Ini Cara Jual Beli Aman Tanpa Potongan Tersembunyi
-
Kementerian ESDM Lelet Urus RKAB, Perhapi: Banyak Perusahaan Tambang Tak Berfungsi
-
Quiet Quitting ala ASN: Pilih Jalan Fungsional Biar Gak Jadi Pejabat Struktural