PURWOKERTO.SUARA.COM - Pada Senin 18 Juli 2022 kemnarin, telah terjadi kecelakaan yang sangat tragis di daerah Cibubur, Jakarta. Kasus kecelakan maut di jalan alternatif Cibubur itu kini sudah ada titik terang.
Selasa (19/7) Polisi telah menetapkan sopir dan kernet truk Pertamina menjadi tersangka kecelakaan di Cibubur. Menurut saksi mata, pada kecelakaan yang terjadi pada 15.30 WIB kemarin, ada 12 kendaraan terlibat yakni dua unit roda empat dan 10 roda dua.
Sementara korban jiwa yang telah tewas ada 10 orang. Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Endra Zulpan, kedua orang yang ditetapkan sebagai tersangka yakni sopir dengan inisial S dan kernet yang berinisial K.
Zulpan menjelaskan penyidik masih terus mendalami penyebab kecelakaan. Dugaan sementara, kecelakaan akibat faktor teknis kendaraan yaitu rem blong. Meskipun demikian, pihak Ditlantas Polda Metro Jaya yang dibantu Korlantas akan melakukan olah TKP agar menemukan penyebab konkret kecelakaan itu.
Setidaknya, berdasarkan data yang dihimpun pada Senin kemarin, pihak kepolisian telah menetapkan ada 16 korban. Dengan rincian, 10 orang meninggal dunia dan 6 mengalami luka – luka akibat kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Transyogi, Cibubur.
Sementara untuk saat ini, dari 10 korban jiwa yang meninggal terdapat tujuh orang korban yang sudah berhasil teridentifikasi. Hal ini berdasarkan hasil pemeriksaan medis baik data diri hingga sidik jari para korban. Berikut ketujuh korban jiwa yang sudah teridentifikasi:
1. Priyastini, 50 tahun, PNS TNI AL, alamat Sukamanah, Jonggol, Bogor
2. Peltu Suparno, 51 tahun, TNI AL, alamat Sukamanah, Jonggol, Bogor
3. Ardi Nurcahyanto, 23 Tahun, Ojol, alamat Kalibaru, Cilodong, Depok.
Baca Juga: Valen Ayenty, Putri Tukang Parkir yang Lolos Jadi Polwan
4. Warni, 43 Tahun, alamat Gunung Putri, Bogor
5. Ius Supriyatna, alamat Gunung Putri, Bogor.
6. Muhammad Sirot, 41 Tahun, alamat Purworejo, Jawa Tengah.
7. Sugiyatni, 38 Tahun, alamat Purworejo, Jawa Tengah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Rupiah Masih Belum Punya Tenaga, Dolar AS Masih di Level Rp16.839
-
Kenangan di Balik Renyahnya Tahu Krispi Pak Rasyid
-
WNA Ukraina Diduga Diculik di Bali, Video Minta Tolong dalam Bahasa Rusia Viral
-
Produsen Mie Sedaap PHK Massal Jelang Lebaran 2026 Demi Hindari Bayar THR
-
Huawei Mate X7 Resmi Rilis 5 Maret 2026 di Indonesia: HP Lipat Tertipis dengan Kamera Ultra HDR
-
Sudah Go Public, Hubungan Davina Karamoy dan Ardhito Pramono Santer Diduga Pengalihan Isu
-
Krisis Bek Kiri Timnas Indonesia: Pratama Arhan Naik Meja Operasi Jelang FIFA Series 2026
-
Jangan Abaikan, Ini Ciri-Ciri Bibir Tidak Cocok dengan Lipstik
-
Sepiring Rindu saat Berbuka
-
Pernikahan El Rumi Diprediksi Megah, Al Ghazali Bocorkan Jumlah Undangan