PURWOKERTO.SUARA.COM - Team Pencarian dan Bantuan atau Search and Rescue (Sar) Gabungan menemukan jasad Baharuddin di dalam perut buaya di nunukan, Kalimantan Utara. "Team SAR Gabungan udah menemukan korban didalam situasi meninggal global berada di didalam perut buaya terhadap Senin (18/7) malam," kata Kepala Seksi Operasional Kantor Pencarian dan Bantuan (Sar) Tarakan Dede Hariana di Tarakan, Selasa (19/7/2022) pagi.
Lokasi korban berada di koordinat 4°13'1.75"N 117°14'15.29"E, jeda berasal dari lokasi kejadian ke lokasi korban ditemukan sejauh 500 meter bersama heading 100,78 °. Kelanjutannya jenazah korban dibawa ke tempat tinggal duka. Pas ditemukan cuaca berawan, arah angin bergerak ke Barat Daya—barat Bahari bersama kecepatan angin 2—20 knot dan juga tinggi gelombang 0,5—1,25 meter.
Perlu diketahui Jasad Baharuddin ini hilang selama 4 hari, awalnya diduga, Baharuddin jatuh berasal dari jembatan. Hal tersebut dikuatkan bersama adanya bekas pegangan tangan di jembatan yang terbuat berasal dari balok-balok kayu, yang masih berlumpur bekas banjir. Dilansir Kompas.com, ayah korban mengatakan, ia dan anaknya pergi ke tukung cukur sekira pukul 16.00 Wita.
Sebelumnya ALM Baharuddin ini pergi bersama anak untuk berbelanja keduanya juga sempat berbelanja keperluan tempat tinggal sampai pukul 19.40 Wita. Kala tersebut, korban pamit untuk pulang lebih pernah gara-gara inginkan buang air besar. Tetapi, ketika ayahnya tiba di tempat tinggal, korban ternyata belum pulang.
Keluarga sesudah itu mengecek ke jembatan yang biasa dilewati Mereka menemukan sandal korban terapung dan sebagian bekas cengkraman tangan di balok jembatan. "Diduga korban terjatuh berasal dari jembatan dan mendapat agresi buaya sungai, dikarenakan di situ memang terdapat habitat buaya," kata Petugas Badan Penanggulangan Bala Tempat (Bpbd) Nunukan, Mulyadi.
Almarhum Baharudin terjatuh berasal dari jembatan Sungai Tabur Lestari Kecamatan Simenggaris Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, Kamis (14/7) kurang lebih pukul 19.40 Wita. Kelanjutannya, operasional SAR dinyatakan selesai, lantas diusulkan untuk ditutup dan juga unsur gabungan yang terlibat dikembalikan kesatuannya masing-masing.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
Dokter Rumah Horor yang Pernah Gegerkan AS Tewas Misterius saat Jalani Hukuman Seumur Hidup
-
Maeve Glass Emak-emak yang Kini Jadi Bagian dari Timnas Indonesia, Rekam Jejaknya Luar Biasa
-
Pelangi di Mars, Film Anak yang Tak Sekadar Menghibur tapi Menyalakan Imajinasi
-
5 Minuman Alami Penghancur Lemak Setelah Makan Opor Ayam dan Rendang
-
5 Buah Penurun Kolesterol Paling Cepat dan Ampuh, Solusi Sehat Setelah Lebaran
-
Bolehkah Puasa Syawal 3 Hari Saja? Jangan Sampai Salah, Ini Penjelasan Lengkapnya
-
Viral Guru Ngaji Banting Murid di Probolinggo, Buntut Mobil Tergores Sepeda
-
Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM
-
3 Alasan Pelangi di Mars Panen Kritik, Penggunaan AI hingga Dialog Usang Jadi Sorotan
-
Inovasi Keuangan Digital yang Dorong Perusahaan Lokal Indonesia Naik Kelas