/
Kamis, 21 Juli 2022 | 19:11 WIB
Jasad Bharuddin Ditemukan di Perut Buaya (suara.com)

PURWOKERTO.SUARA.COM - Team Pencarian dan Bantuan atau Search and Rescue (Sar) Gabungan menemukan jasad Baharuddin di dalam perut buaya di nunukan, Kalimantan Utara. "Team SAR Gabungan udah menemukan korban didalam situasi meninggal global berada di didalam perut buaya terhadap Senin (18/7) malam," kata Kepala Seksi Operasional Kantor Pencarian dan Bantuan (Sar) Tarakan Dede Hariana di Tarakan, Selasa (19/7/2022) pagi.

Lokasi korban berada di koordinat 4°13'1.75"N 117°14'15.29"E, jeda berasal dari lokasi kejadian ke lokasi korban ditemukan sejauh 500 meter bersama heading 100,78 °. Kelanjutannya jenazah korban dibawa ke tempat tinggal duka. Pas ditemukan cuaca berawan, arah angin bergerak ke Barat Daya—barat Bahari bersama kecepatan angin 2—20 knot dan juga tinggi gelombang 0,5—1,25 meter.

Perlu diketahui Jasad Baharuddin ini hilang selama 4 hari, awalnya  diduga, Baharuddin jatuh berasal dari jembatan. Hal tersebut dikuatkan bersama adanya bekas pegangan tangan di jembatan yang terbuat berasal dari balok-balok kayu, yang masih berlumpur bekas banjir. Dilansir Kompas.com, ayah korban mengatakan, ia dan anaknya pergi ke tukung cukur sekira pukul 16.00 Wita.

Sebelumnya ALM Baharuddin ini pergi bersama anak untuk berbelanja keduanya juga sempat berbelanja keperluan tempat tinggal sampai pukul 19.40 Wita. Kala tersebut, korban pamit untuk pulang lebih pernah gara-gara inginkan buang air besar. Tetapi, ketika ayahnya tiba di tempat tinggal, korban ternyata belum pulang.

Keluarga sesudah itu mengecek ke jembatan yang biasa dilewati Mereka menemukan sandal korban terapung dan sebagian bekas cengkraman tangan di balok jembatan. "Diduga korban terjatuh berasal dari jembatan dan mendapat agresi buaya sungai, dikarenakan di situ memang terdapat habitat buaya," kata Petugas Badan Penanggulangan Bala Tempat (Bpbd) Nunukan, Mulyadi.

Almarhum Baharudin terjatuh berasal dari jembatan Sungai Tabur Lestari Kecamatan Simenggaris Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, Kamis (14/7) kurang lebih pukul 19.40 Wita. Kelanjutannya, operasional SAR dinyatakan selesai, lantas diusulkan untuk ditutup dan juga unsur gabungan yang terlibat dikembalikan kesatuannya masing-masing. 

Load More