PURWOKERTO.SUARA.COM, SEMARANG-Kasus penembakan istri anggota TNI, Rina Wulandari di Jalan Cemara 3 Banyumanik, Semarang akhirnya menemui titik terang. Seluruh pelaku penembakan, termasuk penyedia senjata api berhasil ditangkap. Kecuali Kopda M, suami korban yang diduga menjadi dalang penambakan sampai saat ini masih buron.
Pelaku pun telah memberikan kesaksian terkait peristiwa itu. Benar saja, menurut Sugiono alias Babi, suami Rina Wulandari (RW), Kopda M pernah curhat sudah tidak kuat dan tidak tahan dengan istrinya.
“Suruh habisi, awalnya saya gak mau, takut. Saya bilang ke teman-teman apda ngomong, jangan gak usah Bi,”katanya
Hingga ia bertemu dengan Agus, tersangka lain, dan menceritakan permintaan Kopda M yang belum disanggupinya itu. Babi lantas mengantar temannya itu menghadap langsung kepada M untuk kejelasannya.
Agus mengaku disuruh Kopda M untuk membunuh istrinya. Ia pun menyarankan M untuk memberikan pelajaran kepada istrinya dengan meminum air kecubung. Setelah kecubung diberikan, M ternyata tak berani melakukannya.
“Kalau berhasil racun, saya mau dikasih Rp 200 juta plus Toyota Yaris sama suratnya. Malah gak jadi,”katanya
Rencana pembunuhan itu tak putus sampai di situ. Kemudian hari, Agus yang sempat pulang ke Magetan diminta kembali ke Semarang. Ia lantas menelepon Babi jika ada orang yang menawarkan senjata api. Babi menggadaikan motornya untuk membeli senjata api.
Hingga mereka bersepakat. Transaksi pembayaran senjata dilaksanakan di rumah Babi.
Hingga hari eksekusi itu tiba. Babi yang naik motor bersama Ponco, tersangka lain, mentarget RW saat mengantar sekolah putrinya. Ia mengaku dipandu oleh Agus dan suami korban, Kopda M agar sasarannya tepat.
Baca Juga: Fakta Unik Girl Grup NewJeans, Girl Grup Baru Hybe Entertainment
Ternyata mereka sempat kehilangan jejak. Hingga mereka mengejar RW sampai di depan rumah. Di situ, ia dipandu untuk langsung menembak kepala RW yang berkendara bersama putri kecilnya.
Wajah polos anak tak berdosa itu ternyata meluluhkan hati Babi hingga membuatnya seketika berubah pikiran.
“Saya suruh nembak kepalanya, tapi saya gak tega, soalnya ada anaknya”katanya merunduk penuh penyesalan
Karena tidak melaksanakan instruksi, ia pun sempat ditelepon dan dimarahi. Ia diminta kembali untuk menembak kepala RW. Namun Babi tak berubah pendirian. Ia tak tega putri RW yang masih kecil menyaksikan detik-detik ibunya dibunuh dengan cara tragis di depan mata. Ia pun ternyata mengenal Rina sebagai pribadi yang baik terhadapnya.
“Saya dimarahi, ditelepon lagi suruh nembak kepalanya. Tapi saya gak mau kepalanya. Saya nembak ke arah bawah bagian sekitar perut,”katanya
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam
-
Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus
-
Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor
-
Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi
-
Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo
-
Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu
-
InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara
-
InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia
-
Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar