PURWOKERTO.SUARA.COM Salah satu sumber makanan yang kaya akan protein adalah telur. Makanan sehat ini sangat mudah ditemukan. Selain itu telur dapat diolah menjadi berbagai jenis makanan.
Selain manfaatnya untuk kesehatan, ternyata telur memiliki beberapa mitos yang tersebar turun temurun di masyarakat.
Berikut beberapa mitor telur yang tersebar di masyarakat:
1. Telur tidak boleh dimakan setiap hari
Apabila tidak mengalami alergi, menkonsumsi telur setiap hari tidalak menjadi masalah. Kandungan nutrisi dalam telur justru sangat bermanfaat bagi kesehatan. Selain untuk memenuhi kebutuhan protein, telur juga mengandung vitamin B12, B6, Kolin, folat dan vitamin D.
2. Cangkang telur harus dicuci untuk menghilangkan salmonella
Banyak yang beranggapan mencuci kulit telur dapat menghilangkan salmonella, bakteri penyebab penyakit bawaan makanan. Tapi yang mengejutkan justru sebaliknya. Mencucinya malah memungkinkan bakteri ini berpindah dari luar cangkang ke dalam.
3. Makan kuning telur bikin gendut
Kkuning telur justri menjadi bagian yang paling banyak nutrisi. Pakar menjelaskan, kuning telur memiliki kelebihan kalori dan tidak akan membuat gemuk. Menghapus kuning telur juga akan menyebabkan hilangnya banyak vitamin dan mineral, yang paling penting adalah vitamin D.
Baca Juga: Segera Berlaku, Data STNK Bakal Dihapus Setelah Pajak Mati 2 Tahun
4. Telur coklat lebih sehat ketimbang putih
Coklat ataupun putih sebenarnya memiliki nilai gizi yang sama. Meski ada perbedaan rasa karena jenis ayam dan terasa lebih enak bagi sebagian orang ternyata tidak banyak manfaat nutrisi yang signifikan.
5. Telur dapat meningkatkan kadar kolesterol
Kolesterol dalam telur tidak memberikan pengaruh signifikan terhadap kadar kolesterol darah . Bahkan, telur memiliki senyawa bioaktif yang bermanfaat. High-density lipoprotein (HDL) adalah kolesterol baik. Ini menghilangkan jenis kolesterol lain dari darah, jadi tingkat HDL yang sedikit lebih tinggi tidak buruk.
Demikialha mitos tentang telur yang mungkin belum Anda tahu. Namun tetap harus diingat untuk mengkonsumsi telur dalam jumlah yang wajar dan secukupnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim