PURWOKERTO.SUARA.COM- Terkait dengan kasus kematian Brigadir J, Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) RI, kali ini segera lakukan pemeriksaan terhadap ajudan atau aide de cam (ADC) Kadiv Propam Polri nonaktif Irjen Polisi Ferdy Sambo, Sabtu (30/7).
Pemeriksaan ini segera dilakukan setelah pada pemeriksaan sebelumnnya berhalangan hadir terkait memberikan keterangan terhadap insiden kematian Brigadir J yang diungkap oleh pihak kepolisian pada 11 Juli 2022.
Dilansir dari Antara, Komisioner Komnas HAM Mohammad Choirul Anam mengatakan bahwa terdapat penambahan yang sebelumnya belum bisa hadir.
“Berikutnya penambahan keterangan dari ajudan yang kemarin belum datang karena ada di luar kota,” katanya, di Jakarta.
Sebelumnya, Komnas HAM RI telah melakukan pemeriksaan terhadap enam ajudan Irjen Polisi Ferdy Sambo termasuk Bharada E pada Selasa (26/7).
Dalam pemeriksaan tersebut disayangkan salah seorang ajudan tidak dapat memenuhi panggilan dari Komnas HAM.
Selain melakukan pemeriksaan terhadap ajudan, Komnas HAM akan memeriksa orang-orang yang berada di sekitar lingkungan rumah Irjen Ferdy Sambo dan juga istrinya Putri Candrawathi.
Hal tersebut ditujukan untuk mengumpulkan sejumlah informasi atau keterangan yang dibutuhkan dalam penyelidikan.
Setelah pemeriksaan terhadap seluruh ajudan dan orang-orang yang berkaitan dengan Irjen Ferdi Sambo termasuk Putri Candrawathi rampung, Komnas HAM akan mengagendakan pemeriksaan uji balistik dan beberapa hal lainnya yang dapat digunakan untuk mendukung proses penyelidikan.
Tak hanya itu, Komnas HAM juga harus bekerja keras untuk mengumpulkan data-data terkait pemeriksaan siber dan digital forensik. Hal tersebut disebabkan akibat pengumpulan keterangan belum selesai dirampungkan.
Dikutip dari Antara, secara terpisah, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo meminta kepada seluruh lapisan masyarakat untuk memberikan dukungan dan ikut mengawasi berjalannya proses penyelidikan kasus kematian Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau yang lebih dikenal dengan Brigadir J.
Hingga saat ini, tim khusus dan juga internal polri masih bekerja keras dalam mengungkapkan kebenaran dari kasus yang menggemparkan masyarakat Indonesia itu. (Citra Safitrah)
Berita Terkait
-
Respons Resmi AFF terkait Protes PSSI dalam Pertandingan Piala AFF U-19 Antara Vietnam vs Thailand di Bekasi
-
Tangis Kopda Muslimin Pecah saat Diingatkan tentang Anaknya, "Tolong dijaga, kamu jadi Om yang baik ya Bul buat mereka
-
Kala Syair Sluku-sluku Bathok Karya Sunan Kalijaga Menggema di Kota Makkah, Banyak yang Tertegun
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Minta Restu Jokowi, Mantan Bupati Indramayu Nina Agustina Bachtiar Gabung PSI
-
Sumsel Berduka, Mantan Gubernur Alex Noerdin Meninggal Dunia
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
Terkini
-
Jenazah Alex Noerdin Segera Dibawa ke Palembang, Kebun Bunga Jadi Lokasi Pemakaman
-
Dominasi Inggris di Liga Champions, 7 Klub Premier League Tembus 16 Besar
-
Jadwal Buka Puasa Kota Malang Hari Ini, Rabu 25 Februari 2026
-
5 Contoh Undangan Buka Bersama Kantor via WhatsApp: Sopan, Jelas, dan Profesional
-
Telkom Solution Perkuat Sinergi Lintas Industri, Dorong Akselerasi Ekonomi Nasional Berbasis Digital
-
Jadwal Buka Puasa Pekanbaru dan Sekitarnya, Rabu 25 Februari 2026
-
51 Kode Redeem FF Terbaru 25 Februari 2026, Ada Gloo Wall Ramadan dan Beast Bundle
-
Menkes Akui Pendidikan Dokter Spesialis di Indonesia Super Mahal, Sebut di Luar Negeri Justru Digaji
-
Kerusuhan Meksiko Disorot, Pemerintah Diminta Lindungi WNI dan Waspadai Ancaman Narkoba ke Indonesia
-
Heboh, Pedro Pascal Diduga Penyuka Sesama Jenis Usai Terciduk Mesra dengan Rafael Olarra